Text
Buku ajar psikologi pendidikan
Bibliografi : hlm. 209 - 210
Daftar isi :
Bab 1. Pendahuluan
Bab 2. Lingkup psikologi
Bab 3. Perkembangan masa remaja, masa dewasa dan tua
Bab 4. Perkembangan kepribadian
Bab 5. Pola kepribadian abnormal
Bab 6. Inteligensi
Bab 7. Komunikasi
Bab 8. Stres dan adaptasi
Bab 9. Pembentukan perilaku
Bab 10. Belajar
Abstrak
Istilah psikologi sering disamakan dengan ilmu jiwa, berasal dari kata Yunani, psyche yang berarti jiwa dan logos berarti ilmu. Psikologi memiliki akar dari bidang ilmu filosofi yang diprakarsai sejak zaman Aristoteles sebagai ilmu jiwa, yaitu ilmu untuk kekuatan hidup. Psikologi baru tercipta sebagai ilmu sejak akhir 1800-an yaitu sewaktu Wilhem Wundt mendirikan laboratorium psikologi pertama di dunia. Ruang lingkup psikologi terbagi dua, yakni psikologi teoritis (terdivisi menjadi psikologi umum dan psikologi khusus), dan psikologi terapan.
Batasan usia remaja menurut para ahli adalah 12 tahun hingga 21 tahun. Rentang waktu masa remaja terbagi tiga, remaja awal = 12-15 tahun, remaja pertengahan = 15-18 tahun, dan remaja akhir = 18-21 tahun. Pada umumnya psikolog menetapkan usia 20 tahun sebagai awal masa dewasa hingga usia 40-45 tahun, pertengahan masa dewasa berlangsung dari sekitar usia 40-45 tahun hingga usia 65 tahun, serta masa dewasa lanjut berlangsung dari usia 65 tahun hingga meninggal. Pada masa awal dewasa kemampuan fisik mencapai puncaknya, dan sekaligus mengalami penurunan selama periode ini.
Kepribadian berasal dari bahasa latin personare, yang berarti masker atau kedok topeng pada zaman Romawi kuno yang digunakan oleh para pemain sandiwara. Dewasa ini istilah kepribadian sering disamakan dengan istilah temperamen, disposisi dan karakter. Penggolongan manusia menurut watak kepribadiannya ditinjau dari tiga aspek, yakni aspek biologi atau jasmani, aspek sosiologi atau hubungan dengan lingkungan, dan aspek psikologis atau mental.
Penyimpangan tingkah laku disebabkan adanya kelainan psikis seseorang. Cabang psikologi yang mempelajari kelainan psikis disebut psikopatologi. Dalam cabang ilmu kedokteran, kelainan psikis ini dipelajari dalam ilmu psikiatri. Jenis-jenis kepribadian abnormal antara lain adalah psikopatologi, kelainan seksual, psikoneurosis. Psikosis merupakan bagian dari psikoneurosi. Psikosis disebut juga kelainan kepribadian yang besar (phychosis mayor), karena seluruh kepribadian seseorang terkena dan ia tidak dapat hidup normal. Jenis psikosis adalah skizofreni, paranoia dan kondisi paranoid, psikosis manis depresif, psikosis organik, dan psikopati (anti sosial).
Pengertian inteligensi menurut Burt adalah kemampuan mengadakan sintesis. Menurut piaget umur 7–11 tahun merupakan masa dimana anak mengembangkan kesanggupan untuk berfikir maupun mencapai pengertian konkrit. Tiga komponen penting dalam perkembangan berfikir yang jelas nampak pada usia 7-8 tahun, yaitu : pengelompokan, hubungan dan jumlah. Skala IQ yang diajukan Wechsler dan Bellevue dimulai dari 0 (nol) hingga 200, dengan bilangan 100 sebagai titik tengah. Berdasarkan taraf inteligensinya, orang terbelakang dibagi menjadi idiot (IQ dibawah 20), imbesil (IQ 20-50), dan debil (IQ 50-70).
Komunikasi adalah proses pengiriman berita dari seseorang kepada orang lain. Unsur komunikasi ada empat, yaitu: pengirim dan penerima berita, berita yang dikirimkan, media atau alat pengiriman berita, dan sistem simbol yang digunakan untuk menyatakan berita. Isi berita terdiri dari fakta dan informasi, emosi, dan fakta bercampur emosi.
Stres adalah stimulus atau situasi yang menimbulkan distres dan menciptakan tuntutan fisik dan psikis pada seseorang. 50-70% menyatakan bahwa penyakit fisik sebenarnya disebabkan oleh stres. Stres yang terlalu rendah akan mengakibatkan kebosanan, motivasi menurun, sering bolos, dan lesu. Sebaliknya bila terlalu tinggi mengakibatkan insomnia, lekas marah, kebimbangan, dan lain-lain. Ada lima akibat stres, yakni akibat subjektif, akibat perilaku, akibat kognitif, akibat fisiologis, dan akibat keorganisasian. DASS (Depression Anxiety Stress Scale) adalah seperangkat skala subyektif yang dibentuk untuk mengukur status emosional negatif dari depresi, kecemasan dan stres.
Perilaku manusia adalah aktivitas yang timbul karena adanya stimulus dan respons serta dapat diamati secara langsung maupun tidak langsung. Perilaku individu dalam suatu organisasi adalah sikap dan tindakan seseorang dalam organisasi sebagai ungkapan dari kepribadian, persepsi dan sikap jiwanya, dimana bisa berpengaruh terhadap prestasi kerja dirinya dan organisasi. Mekanisme pembentukan perilaku terbagi atas dua aliran, yakni: aliran behaviorisme dan aliran holistik atau humanis. Kualitas perilaku yang ditampilkan individu ditentukan oleh kuatnya motivasi yang dimiliki individu. Belajar adalah suatu proses perubahan perilaku yang didasari oleh pengalaman dan berdampak relatif permanen.
Tidak tersedia versi lain