Text
Penanaman disiplin anak usia 4-6 tahun di rumah : survey di kampung Nelayan Cilincing Jakarta Utara
ABSTRAK
Amalia Namirah. Penanaman Disiplin Anak Usia 4-6 Tahun di Rumah (Survey di Kp. Nelayan Cilincing, Jakarta Utara). Skripsi. Jakarta: Program Studi Pendidikan Guru Anak Usia Dini, Jurusan Pendidikan Anak, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Jakarta, 2010.
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan memperoleh data empiris tentang Penanaman Disiplin Anak Usia 4-6 Tahun di Rumah pada Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana menanaman disiplin pada anak usia 4-6 tahun.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan survey. Teknik sampel yang dipilih adalah multistage random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner atau yang diisi oleh responden dalam bentuk centang (√) sesuai dengan skala Likerts.. Data yang diperoleh adalah kuantitatif dan dianalisis secara kualitatif.
Uji validitas dan perhitungan reliabilitas untuk kuisioner atau angket dilakukan sebelum diterapkan dalam penelitian. Penelitian ini mempunyai satu variabel yaitu penanaman disiplin anak usia 4-6 tahun. Setelah dilakukan uji validitas dengan menggunakan product moment, diperoleh pertanyaan valid sebanyak 19 butir. Adapun r11 untuk instrumen penanaman disiplin pada anak usia 4-6 tahun di rumah adalah 0,848. Hasil instrumen ini dapat dinyatakan reliabel dengan tingkat reliabilitas sangat tinggi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden termasuk dalam kategori ”cukup” dalam penanaman unsur disiplin berikut yaitu peraturan, pujian, konsistensi dan hukuman. Hadiah dalam bentuk pujian merupakan penguatan yang lebih sering diberikan kepada anak yang telah melakukan disiplin dengan baik, dibandingkan dalam bentuk barang. Saat memberikan hukuman, ganjaran dalam bentuk hukuman fisik yaitu cubitan mendapat nilai tertinggi. Begitu juga pada aspek cara penanaman disiplin, responden termasuk dalam kategori ”cukup” dalam penanaman disiplin.
Implikasi dalam penelitian ini, penanaman disiplin akan lebih efektif bila di dukung oleh lingkungan. Terutama lingkungan keluarga, dimana orang tua menjadi teladan yang baik bagi anak. Lingkungan sekitar tempat tinggal anak pun memberikan pengaruh yang besar sebagai contoh baik bagi anak.
Bibliografi : lembar 118-119~No Inv.: 574/S/Perp/12/1c
Tidak tersedia versi lain