Text
Profil budaya politik kaum santri : Studi di Pesantren Al Falak Pagentongan Kota Bogor
ABSTRAK
Tujuan Penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang budaya politik yang berjalan ditengah kaum santri di Pesantren Al-Falak. Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Pesantren Al-Falak, terhitung dari bulan Maret sampai bulan Mei 2012. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, awancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada Key informan yang berjumlah 2 orang. Dan informan yang berjumlah 6 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kaum santri di pesantren Al-Falak secara garis besar menganut budaya politik partisipan. Hal tersebut diindikasikan antara lain cukup banyak santri Al-Falak yang telah menempuh studi terjun langsung ke politik praktis, partisipasi politik lebih banyak di jalankan oleh santri pasca-studi daripada santri yang masih aktif, dikarenakan santri yang masih aktif mayoritas tergolong pada usia belum dewasa, Orientasi utama para santri dalam berpolitik adalah ideologi keagamaan dengan mindset kebangsaan. Dari hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa budaya politik yang dianut oleh kaum santri terklasifikasikan dalam budaya politik subjek-partisipan, yang dimana sebagian besar masyarakat santri telah mempunyai orientasi input yang bersifat khusus dan serangkaian pribadi sebagai seorang aktivis. Namun di lain sisi, sebagian kecil lainnya terus berorientasi kearah struktur pemerintahan yang otoriter dan secara relatif mempunyai serangkaian orientasi pribadi yang pasif. Dan tatarannya hanya terbatas pada elit, dimana orang terdekat dengan kyai ataupun yang ada hubungan kekeluargaan dengan pesantren yang mempunyai tingkat partisipasi yang tinggi.
Kata Kunci : Santri, Pesantren, Budaya Politik, Orientasi Politik
Bibliografi : lembar 55~No Inv.: 2099/S/Perp/12/1c
| SW00015972 | SW 15972 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.04.2012.001) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain