Text
Studi tentang upacara perkawinan adat Kesultanan Ternate Golongan Jou, Maluku Kie Raha
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data dan menganalisis secara mendalam tentang apa saja yang terdapat dalam rangkaian Upacara Perkawinan
Adat Kesultanan Ternate Golongan Jou, Moluku Kie Raha . Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dimaksud untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam menyangkut
prosesi Upacara Perkawinan Adat Kesultanan Ternate Golongan Jou, Moluku Kie Raha . Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, observasi dan wawancara dengan narasumber secara mendalam.
Subjek penelitian ini adalah tentang Upacara Perkawinan Adat Kesultanan Ternate Golongan Jou yang meliputi rangkaian upacara adat yang dimulai dari pra pernikahan dan pernikahan.
Hasil dan kesimpulan dari peneliti ini, menunjukan bahwa Upacara Perkawinan Adat Kesultanan Ternate Golongan Jou terdapat dua rangkaian yaitu
rangkaian pra pernikahan, dan pernikahan. Adapun yang menjadi rangkaian pra pernikahan adalah (1) prosesi antar belanja ’peminangan’, (2) wele jungihi 'gantung tempat’, (3) fere wadaka ’pingitan’, dan (4) malam rorio. Untuk rangkaian inti adalah (5) akad nikah ’Ijab-kabul’, (6) joko kaha ’injak tanah’ dan (7) saro-saro ’menyuapi kedua mempelai dengan makanan adat’ dan (8) prosesi koro dun’penjemputan menantu perempuan’.
This study aims to obtain data and analyze in depth about what is contained in the series of Indigenous Marriage Ceremony of the Ternate Sultanate of Jou Group, Moluku Kie Raha.
The method used in this study is qualitative research, intended to obtain more in-depth information regarding the procession of the Indigenous Marriage Ceremony of the Ternate Sultanate of Jou Group, Moluku Kie Raha. Data collection is done through library studies, observations and interviews with informants in depth.
The subject of this study was about the Indigenous Marriage Ceremony of the Ternate Sultanate of Golongan Jou which included a series of traditional ceremonies which began from pre-marriage and marriage.
The results and conclusions of this researcher show that the ceremony Indigenous Marriage of the Sultanate of Ternate, Jou Group, there are two series, namely a series of pre-marriage, and marriage. The pre-wedding series are (1) processions between shopping for 'specialties', (2) wele jungihi 'hang places', (3) fashions in 'pingitan', and (4) evening rio. For the core series are (5) marriage contract 'Ijab-kabul', (6) joko kaha 'injak tanah' and (7) saro-saro 'feed the bride and groom with traditional food' and (8) procession koro dun’penjemputan menantu wanita '.
Bibliografi : lembar 102-103~No Inv.: 1024/S/Perp/13/1c
| SW00019899 | SW 19688 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.05.2013.003) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain