Text
Hubungan antara minat siswa dan motor Educability dengan hasil belajar Penjasorkes pada siswa kelas VIII SMPN 3 Babelan
ABSTRAC
Nurul Hardi. Hubungan Antara Minat Siswa dan Motor Educability Dengan Hasil Belajar Penjasorkes Pada Siswa Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Babelan, (Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta, 2012)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Antara Minat Siswa dan Motor Educability Dengan Hasil Belajar Penjasorkes Pada Siswa Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Babelan.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan juni 2012 di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Babelan dengan menggunakan metode survey yaitu teknik korelasi dengan cara mengukur minat siswa motor educability dengan angket serta mengambil nilai hasil belajar penjasorkes siswa semester genap. Ketiga data yang dikumpulkan tersebut kemudian dikorelasikan dengan menggunakan teknik korelasi sederhana.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Babelan untuk dijadikan sampel penelitian dengan random sampling. Sebanyak 30 orang, yaitu menjadikan jumlah populasi sampel. Metode statistik dalam menganalisa data penelitian ini menggunakan korelasi sederhana yang diujikan dengan table r, sedangkan instrument penelitian terdiri dari minat siswa melalui angket, tes motor educability dan nilai hasil belajar penjasorkes diperoleh melalui nilai raport siswa sebagai data dari hasil belajar siswa.
Pengujian hipotesis menggunakan uji r dengan taraf signifikan ~ 0,05 dan nilai n = 30 diperoleh r tabel= 0,361.
Berdasarkan hasil analisis dalam penelitian ini maka diperoleh koefisien (rx1y)= 0,458 dengan t hitung sebesar 2,726 dan t table sebesar 2,048. Karena t hitung> t table maka terdapat hubungan positif minat siswa dengan hasil belajar penjasorkes .Sedangkan untuk hubungan motor educability dengan hasil belajar penjasorkes diperoleh nilai koefisien (rx2y) =
ii
0,917 dengan t hitung sebesar 12,125 dan t table sebesar 2,048. Karena t hitung> t table maka terdapat hubungan positif kedua variable secara bersama-sama diperoleh nilai koefisien korelasi (rx2y) = 0,669 dengan F hitung sebesar 11,15 dan F table sebesar 195,87. Karena F hitung> F table maka terdapat hubungan positif minat siswa dan motor educability dengan hasil belajar penjasorkes
Uji koefisien determinasi rx1y sebesar 20,9% sedangkan 79,1% merupakan variasi factor lainnya yang berhubungan dengan hasil belajar penjasorkes, antara lain: bakat, motivasi, sarana dan prasarana, dan lingkungan., koefisiensi determinasi rx2y sebesar 84% sedangkan 16% merupakan variasi factor lainnya yang berhubungan dengan hasil belajar penjasorkes, antara lain: bakat, motivasi, sarana dan prasarana, dan lingkungan., koefisiensi determinasi untuk r2y1-2 sebesar 44,7% sedangkan 55,3% merupakan variasi factor lainnya yang berhubungan dengan hasil belajar penjasorkes, antara lain: bakat, motivasi, sarana dan prasarana, dan lingkungan.Berdasarkan hasil analisa data tersebut, maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan, terdapat hubungan positif minat siswa dan motor educability dengan hasil belajar penjasorkes pada siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Babelan.
Bibliografi : lembar 70~No Inv.: 0219/S/Perp/14/1c
| SW00015799 | SW 15799 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.06.2012.001) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - PENYIANGAN SKRIPSI 2023 |
Tidak tersedia versi lain