Text
Hubungan antara locus of control dengan kematangan karir pada siswa kelas XI SMA Negeri 103 Jakarta Timur
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara Locus of Control dengan Kematangan Karir Siswa Kelas XI. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 103 Jakarta Timur pada bulan Juni tahun 2012. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi kategori survey bersifat deskriptif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 103 Jakarta Timur yang berjumlah 151 orang, yang kemudian diambil sampel secara acak sebanyak 25 % atau berjumlah 37 orang siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan cara undian berdasarkan absensi. Uji coba instrumen dilakukan kepada 37 orang siswa, siswa yang telah dijadikan sampel uji coba instrumen tidak lagi dijadikan responden dalam penelitian.Instrumen yang digunakan adalah angket dalam bentuk skala Likert dengan pernyataan positif dan negatif, yang terdiri dari 4 alternatif jawaban yaitu: Sangat Setuju (SS) bernilai 4, Setuju (S) bernilai 3, Tidak Setuju (TS) brnilai 2, dan Sangat Tidak Setuju (STS) bernilai 1, dan sebaliknya untuk pernyataan negatif. Angket yang digunakan yaitu berjumlah 52 butir item untuk locus of control dan 55 butir item untuk kematangan karir. Dalam penggunaan instrumen, peneliti tidak menggunakan instrumen baku yang telah ada, namun peneliti menggunakan instrumen yang dibuat sendiri merujuk kepada teori yang disesuaikan dengan kondisi sosial budaya Indonesia yang dituangkan kedalam indikator-indikator dan butir pernyataan. Uji validitas secara menggunakan item total correlation dengan rumus Product Moment yang menghasilkan 51 butir item valid untuk locus of control dan 48 butir item valid untuk kematangan karir. Hasil koefisien korelasi (r) taraf signifikansi 5% yaitu sebasar 0,944 menunjukan adanya hubungan yang sangat kuat antara locus of control dengan kematangan karir. Besarnya koefisien korelasi yaitu 0,944 yang menunjukan kekuatan hubungan antara locus of control dengan kematangan karir siswa yang termasuk dalam ketegori kuat. Berdasarkan hasil tersebut, dapat diinterpretasikan bahwa semakin kuat locus of control siswa akan diikuti semakin tingginya kematangan karir siswa. Demikian pula sebaliknya, semakin lemah locus of control maka semakin rendah kematangan karir siswa.Kesimpulan yang diperoleh melalui data penelitian, maka kematangan karir tidak terlepas dari locus of control. Locus of control merupakan suatu konsep yang menuju pada keyakinan individu mengenai berbagai peristiwa yang terjadi dalam kehidupan. Locus of control menggambarkan seberapa jauh individu memandang hubungan antara perbuatan yang dilakukan dengan akibat atau hasil. Implikasi dari hasil penelitian ini diharapkan guru bimbingan dan konseling SMA Negeri 103 Jakarta Timur dapat mengetahui gambaran Iocus of control dengan kematangan karir siswa kelas XI SMA Negeri 103 Jakarta Timur sehingga dapat membantu siswa dalam mencapai karir masa depan. Mengacu pada data hasil penelitian, pihak sekolah diharapkan mampu mendukung pelaksanaan program bimmbingan karir maupun konseling karir baik secara moril maupun materil
Bibliografi : lembar 79-80~No Inv.: 10006/S/Perp/14/1c
Tidak tersedia versi lain