Text
Persepsi remaja putri terhadap kebaya
ABSTRAK
NURJANAH. Persepsi remaja putri terhadap kebaya. Skripsi. Jakarta : Program Studi Tata
Busana, Jurusan Ilmu Kesejahteraan Keluarga. Fakultas teknik, Universitas Negeri Jakarta, Juli
2013.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran atau persepsi remaja
putri terhadap kebaya. Penelitan ini dilaksanakan di Mall Ciputra Jakarta Barat pada semester
genap 2012-2013.
Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan kategori survei, dengan
populasi sample adalah pengunjung remaja putri di Mall Ciputra di jakarta. Sample penelitian ini
adalah 100 remaja putri, umur antara 15-20 tahun. Metode yang digunakan adalah metode
purpofe Sampling. Instrumen pada penelitian ini menggunakan skala likert dengan total
pernyataan 43 butir, yang memiliki 4 indikator, yaitu persepsi kebaya sebagai warisan budaya,
persepsi terhadap pasangan kebaya, pasangan pemakaian kebaya, dan persepsi moment
pemakaian kebaya
Instrumen kemudian diuji validitasnya dengan mengkonsultasikan kepada 2 orang dosen
ahli dan selanjutnya hasil uji dari validitas diuji kembali kepada 30 responden hingga diperoleh
hasil r > 0,361 = valid, Sedangkan r < 0,361 = tidak valid. Selanjutnya dilakukan uji realibilitas
dengan menggunakan rumus alhpa crombach’s instrument dikatakan realiable jika nilai alpha
crombach’s < 0,899.
Hasil penelitian menunjukkan remaja memiliki persepsi : kebaya sebagai warisan budaya
dan identitas yang tidak membuatnya tampil kaku, digunakan sebagai usaha untuk melestarikan
dan memperkenalkan ke khalayak. Kebaya bahan brokat tampil elegant. Kebaya modern telah
mendobrak pakem kebaya. Dan kebaya tidak hanya tepat untuk acara adat, wisuda sekolah dan
hari kartini. Pasangan kebaya dengan kain tradisional dapat mengangkat citra budaya Indonesia
dan celana jeans menjadi trend saat ini.
Bibliografi : lembar 62-64~No Inv.: 5991/S/Perp/14/1c
Tidak tersedia versi lain