Text
Pengaruh tingkat pendidikan tenaga kerja dan pengeluaran pemerintah sektor pendidikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia tahun 2008-2012
ABSTRAK
IGA PETIANA. “Pengaruh Tingkat Pendidikan Tenaga Kerja dan
Pengeluaran Pemerintah Sektor Pendidikan Terhadap Pertumbuhan
Ekonomi di Indonesia Tahun 2008- 2012”. Skripsi. Pendidikan Ekonomi
Koperasi. Jurusan Ekonomi dan Administrasi. Fakultas Ekonomi. Universitas
Negeri Jakarta. 2015. Dosen Pembimbing: Dra. Endang Sri Rahayu, M.Pd dan
Dicky Iranto SE, M.Si
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel-variabel
pendidikan tenaga kerja, pengeluaran pemeritah sektor pendidikan terhadap
pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan
memperhatikan tingkat pendidikan yang ditamatkan tenaga kerja, pengeluaran
pemerintah sektor pendidikan dan produk domestik regional bruto per kapita atas
dasar harga konstan 2000. Khususnya jangka waktu 2008-2012 dengan metode ex
post facto. Bentuk penelitian panel data yakni gabungan dari bentuk time series
dan cross section. Data PDRB per kapita atas harga konstan 2000 dan tingkat
pendidikan yang ditamatkan tenaga kerja diambil dari Badan Pusat Statistik
(BPS). Data pengeluaran pemerintah pada sektor pendidikan diambil dari data
anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) Indonesia untuk sektor
pendidikan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pengelohan data
menggunakan program Eviews 7.0 dan Microsoft Excell 2010.
Hasil analisis menjelaskan bahwa rata-rata laju pertumbuhan ekonomi per kapita
dalam kurun waktu 2008-2012 tergolong relatif rendah yakni sebesar 3.63.
Tingkat pendidikan tenaga kerja diukur dengan tingkat pendidikan yang
ditamatkan oleh tenaga kerja Indonesia hanya sampai pada tahun ke 8 atau dengan
kata lain baru sampai kelas II SMP. Pengeluaran pemerintah sektor pendidikan
Pengeluaran pemerintah tertinggi dari tahun 2008-20102 yaitu di propinsi DKI
Jakarta .
Berdasarkan hasil regresi, variabel pendidikan berpengaruh positif dan signifikan
pada tingkat signifikan dibawah 0.05 dan variabel pengeluaran pemerintah sektor
pendidikan berpengaruh positif dan signifikan pada dibawah 0.05 yakni terhadap
pertumbuhan ekonomi. Nilai Fhitung (7.360407) > Ftabel (3.90) sehingga
disimpulkan kedua variabel yaitu tingkat pendidikan tenaga kerja dan pengeluaran
pemerintah sektor pendidikan bersama-sama berpengaruh terhadap pertumbuhan
ekonomi Indonesia. Nilai R2 sebesar 0.568211 menandakan bahwa 56,82 %
pertumbuhan ekonomi di Indonesia dapat dijelaskan kedua variable indipenden.
Kata kunci : Pertumbuhan Ekonomi, Pendidikan Tenaga Kerja dan Pengeluaran
Pemerintah Sektor Pendidikan.
Bibliografi : lembar 99-100
| SS00006014 | SK 6014 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.08.2015.005) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain