Text
Inovasi produk kalung dengan pemanfaatan limbah kulit salak
INOVASI PRODUK KALUNG DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH KULIT SALAK
ANNY SUKMAWATI
ABSTRAK
Kulit salak merupakan limbah yang memiliki nilai ekonomis, namun sampai saat ini masih jarang pengunaanya. Untuk itu penelitian ini dibuat untuk mengetahui hasil pembuatan produk inovasi kalung dengan memanfaatkan limbah kulit salak. Produk kalung dengan pemanfaatan limbah kulit salak ini akan di nilai berdasarka teori kualitas produk serta teori unsur dan prinsip desain. Penilaian akan di lakukan oleh 5 (lima) panelis ahli yang terdiri dari 2 (dua) dosen ahli dalam bidang aksesoris, 1 (satu) dosen ahli dalam bidang produk, 1 (satu) desainer aksesoris, dan 1 (satu) pengrajin aksesoris. Penelitian ini di lakukan di lab tata busana Universitas negeri Jakarta pada semester genap tahun akademik 2014-2015. Penelitian ini di lakukan dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Dengan fokus penelitian adalah produk kalung dengan pemanfaatan limbah kulit salak. Produk kalung ini memiliki model kelasik dan pengunaan warna-warna natural dengan sentuhan tema suku Dayak Kalimantan. Penelitian ini di muali dengan proses pengumpulan kulit salak, pemerosessan kulit salak, pembuatan desain, pembuatan produk kalung, pewarnaan, pengeringan, perangkaian, hingga proses penilaian oleh 5 (lima) panelis ahli. Dalam pembuatan produk kalung ini tahap proses sangatlah penting, karena nantinya akan menentukan kualitas produk kalung yang di hasilkan. Dari percobaan yang di lakukan pengunaan paper clay merupakan bahan pendukung yang paling baik sebagai latar kulit salak, serta pelapisan dengan cat menjadikan kulit salak lebih awet, tidak berjamur, nyaman di kenakan serta mudah dibersihkan. Hasil penelitian terhadap produk kalung dengan pemanfaatan kulit salak sangatlah baik, karena merupakan produk inovasi yang belum pernah di buat sebelumnya. Hal ini di paparkan oleh kelima panelis dalam proses wawancara yang dilakukan. Hasil penelitian ini dapat menciptakan inovasi produk kalung dengan pemanfaatan limbah kulit salak yang dihasilkan dengan biaya rendah serta dapat bernilai ekonomin yang tingi.
Kata kunci: Inovasi, Produk, Kalung , Limbah, Kulit salak serta Unsur dan Prinsip desain.
PRODUCT INNOVATION NECKLACE WITH THE USE OF SKIN WASTE ZALACCA PALM FRUIT
ANNY SUKMAWATI
ABSTRACT
The skin of the Zalacca Palm Fruit is considered a waste, even though it has an economic value, which until now has hardly been used. This study was done in order to prove a practical use of this waste by processing the zalacca skin into an innovative new product: necklaces. The new necklaces which make use of zalacca skin were assessed based upon the theory of product quality as well as the elements and principles of design. The assessment was done by a panel of 5 (five), two faculty experts in the field of accessories, one lecturer in the field of production, one designer of accessories and one craftsman of accessories.The research was done at the fashion laboratories of the State University Jakarta during the academic year 2014-2015. The research was conducted with descriptive qualitative research methods. The focus of research has been laid upon making use of the skin of the Zalacca Palm Fruit. The necklaces are designed in a classical style. The use of natural colors give it a touch of Kalimantan Dayakness. This research begun with the process of collecting Zalacca palm fruit skin, processing the skin, designing a product, manufacturing necklaces by coloring and drying the skin, and joining it together, until the final assessment by the five panel experts.Each stage of necklace manufacturing is very important, and decisive for the final product quality. Experiments in the use of paper clay proved that this material is most suitable to support the processing of zalacca skin. With a coating of natural colors applied on the skin it becomes more durable, the necklace tends to mold less, it feels comfortable to wear, and is easy to clean. Research results on the new necklaces made of zalacca skin are most encouraging. The above findings were confirmed by the five panelists during the successive interviewing. An attractive necklace could be created by using the waste materials of the zalacca palm fruit, and an economic value could be generated at low cost.
Keywords: Innovation, Product, Necklace, Waste, Zalacca Skin and Elements and Principles of Design.
Bibliografi : lembar 168-170
| SS00006512 | SK 6512 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.05.2015.004) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain