Text
Hubungan konsep diri transgender terhadap perilaku pemilihan kosmetik (studi survei Sanggar Swara, Pisangan Jakarta Timur)
ABSTRAK
WIWIT TRI SEMBIRING, Hubungan Konsep Diri Transgender Terhadap Perilaku Pemilihan Kosmetik: Program Studi Pendidikan Tata Rias, Jurusan Ilmu Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian korelasional, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menyelidiki sejauh mana variasi pada satu variabel berkaitan dengan variasi pada satu atau lebih variabel lain, berdasarkan koefisien korelasi serta bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan variasi pada dua kelompok berdasarkan koefisien beda. Tempat pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan di Sanggar Swara, Pisangan Jakarta Timur. Alokasi waktu 1 jam pada tanggal 17 januari 2015. Populasi dalam penelitian ini adalah semua transgender di Sanggar swara, Pisangan Jakarta Timur jumlahnya 50 transgender. Populasi adalah keseluruhan kelompok subjek dapat berupa manusia, hewan percobaan, data laboratorium dan lain-lain yang ciri-cirinya akan diteliti. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi,dokumentasi,wawancara, dan penyebaran kuesioner. Teknik analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif dengan adanya analisis data regresi linier (Y = λ + β1X1 + β2X2 + β3X3 + ……. ΒnXn + ei), pengujian hipotesis menggunakan rumus Uji t, maka hasil korelasi Pearson Product Moment diuji dengan uji signifikasi menggunakan rumus uji - t dan perhitungan koefisien determinasi untuk mengetahui seberapa besar variasi variabel Y ditentukan variabel X. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis data yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara konsep diri transgender dengan perilaku pemilihan kosmetik. Hal ini dapat dilihat dari koefisien korelasi sebesar 0,676. Besarnya pengaruh konsep diri transgender dengan perilaku pemilihan kosmetik efektifnya sebesar 45,70%. Dengan demikian hipotesis mayor yang diajukan diterima. Berdasarkan hasil perhitungan untuk variabel konsep diri dengan menggunakan galat normalitas taksiran y atas x diperoleh nilai Ltabel dengan nilai n = 50 pada tarif siginifikasi α = 0,05 sebesar 0,125, sedangkan Lhitung untuk variabel X diperoleh 0,032 maka Lhitung < Ltabel dan Ho yang menyatakan data berdistribusi normal. Analisis regresi linier sederhana terhadap pasangan data penelitian antara variabel konsep diri transgender (X) dengan variabel (Y) Pemilihan Kosmetik menghasilkan koefisien arah regresi 0.822 dengan konstanta sebesar 28.42. Dengan demikian, bentuk hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat dalam penelitian ini mempunyai persamaan regresi Ῠ = 28.42 + 0.822X. Berdasarkan pengujian hipotesis yang telah dilakukan pada taraf signifikansi α = 0,05 dan jumlah sampel (n) = 34 ternyata thitung > ttabel berarti Ho diterima, maka hasil penelitian adalah terdapat hubungan yang signifikan antara variabel X dan variabel Y. Dimana perilaku pemilihan kosmetik dipengaruhi oleh konsep diri sebesar 45,70%, sedangkan sisanya 54,30% dipengaruhi oleh faktor lainnya seperti pendidikan.
Bibliografi : lembar 57-58
| SS00007146 | SK 7146 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.05.2015.001) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain