Text
Hubungan antara harga diri (self-esteem) dengan perilaku verbal bullying siswa SMAN 6 Depok
Hubungan Antara Self-Esteem Dengan
Perilaku Verbal Bullying Pada Siswa SMAN 6 Depok
(2015)
Rio Suryawan Praga
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-esteem
dengan perilaku verbal bullying yang terjadi di kalangan pelajar khususnya
tingkat SMA. Penelitian ini berakar dari identiknya perilaku kekerasan baik dalam
bentuk fisik/nonfisik yang sering muncul di masa remaja, khususnya di
lingkungan sekolah tempat yang seharusnya siswa bisa berinteraksi untuk
menuntut ilmu namun bisa menjadi sebuah tempat dimana para siswa
menyalurkan berbagai bentuk agresinya dalam bentuk bullying. Di masa remaja
yang sedang dalam proses mencari jati diri ini rentan akan pengaruh dari luar
khususnya dalam pemebentukan harga diri (self-esteem), oleh karena itu peneliti
ingin mengetahui apakah terdapat hubungan antara perilaku bullying siswa
dengan pembentukan salah satu unsur dalam pencarian jati diri mereka, dengan
cara membuat sebuah penelitian yang meneliti salah satu jenis bullying yaitu
verbal bullying dan mencoba mencari tahu apakah salah satu jenis bullying ini
mempunyai hubungan dengan harga diri (self-esteem).
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan tipe penelitian
korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah Bullies (pelaku bullying) yang
merupakan siswa di SMAN 6 Depok. Teknik pengambilan sampel yang
digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria sample adalah siswa SMAN
6 Depok dan pernah melakukan verbal bullying dari seluruh kelas X, XI, dan XII
ditemukan sekitar 63 responden yang memenuhi kriteria. Pengumpulan data
menggunakan instrument revised janis and field feelings inadequancy scale
untuk mengukur variabel self-esteem dan instrument verbal bullying yang disusun
berdasarkan literature dan korespondensi dengan penelitian sebelumnya. Analisis
statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi linier
dengan menggunakan program SPSS versi 16.00.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang
signifikan antara variabel self-esteem dengan perilaku verbal bullying pada siswa
SMAN 6 Depok, sehingga dapat dikatakan bahwa semakin tingginya self-esteem
tidak mempengaruhi perilaku verbal bullying siswa.
Kata kunci: self-esteem, bullying, verbal bullying, remaja, pelajar SMA
Bibliografi : lembar 86-90
| SS00007237 | Sk 7237 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.01.2015.002) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain