Text
Persepsi siswa terhadap program layanan konseling sebaya Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja) (studi deskriptif pada siswa Kelas X SMK Negeri 50 Jakarta Timur)
ABSTRAK
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui persepsi siswa terhadap program layanan konseling sebaya PIK Remaja pada siswa kelas X di SMK Negeri 50 Jakarta Timur. Metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi siswa kelas X, yakni 240 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel bertujuan. Jumlah sampel 60 siswa yang telah mengikuti program layanan konseling sebaya PIK Remaja. Pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner skala model likert. Komponen persepsi siswa terhadap program layanan konseling sebaya PIK Remaja terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Uji coba instrumen menggunakan Try out terpakai, yaitu proses penelitian yang menggunakan sampel yang sama dengan sampel dalam uji validitas dan uji reliabilitas. Hasil uji coba memperlihatkan terdapat 50 butir item valid dan 10 butir item drop. Uji validitas dikonsultasikan pada r tabel product moment taraf signifikansi 5%, yaitu sebesar 0,254. Hasil uji reliabilitas sebesar 0,95, termasuk dalam kategori tinggi sehingga instrumen pengumpulan data dalam penelitian layak digunakan. Analisis data menunjukkan bahwa persepsi siswa kelas X terhadap program layanan konseling sebaya PIK Remaja di SMK Negeri 50 Jakarta Timur secara umum tergolong cukup baik. Data yang dihasilkan menunjukkan bahwa responden yang memiliki skor persepsi dengan kategori baik berjumlah 14 orang atau sebesar 23,33%, cukup baik berjumlah 35 orang atau 58,33%, dan kurang berjumlah 11 orang atau sebesar 18,34%.
Analisis data memperlihatkan bahwa persepsi siswa terhadap tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dalam program layanan konseling sebaya PIK Remaja sebesar 58,33% berada pada kategori cukup baik. Pengembangan program layanan konseling sebaya PIK Remaja di SMK Negeri 50 Jakarta Timur perlu ditingkatkan. Apabila persepsi siswa yang cukup baik ditingkatkan, maka tingkat keberhasilan program layanan akan semakin baik. Upaya peningkatan persepsi siswa terhadap program layanan bagi siswa yang memiliki persepsi kurang baik perlu dilakukan. Persepsi siswa yang baik terhadap program layanan konseling sebaya PIK Remaja juga perlu dipertahankan agar siswa dapat mengoptimalisasi potensi dan memecahkan permasalahan melalui program layanan konseling sebaya PIK
v
Remaja. Peran konselor ahli sangat diperlukan untuk meningkatkan keberhasilan program dalam upaya peningkatan persepsi siswa yang cukup baik dan kurang baik serta penjagaan persepsi siswa yang baik. Sesuai dengan faktor yang terkait dalam program layanan konseling sebaya PIK Remaja yang meliputi: kesiapan konselor, tempat konseling, hubungan konseling, langkah-langkah konseling, keterampilan konselor dan implikasi konseling. Hasil penelitian diharapkan dapat mengembangkan program layanan dengan lebih baik.
Kata kunci: persepsi siswa, siswa SMK kelas X, program layanan konseling sebaya PIK Remaja
Bibliografi : lembar 119-120
| SS00007439 | SK 7439 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.01.2015.004) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain