Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta

Katalog (Tugas Akhir/Skripsi/Tesis/Disertasi)

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Hubungan kemampuan berinteraksi sosial dan kemampuan berpikir kreatif dengan kemampuan menulis cerpen : studi korelasional pada siswa SMA Negeri 39 Jakarta

Puspitasari, Anggun Citra Dini Dwi - Nama Orang;

RINGKASAN
PENDAHULUAN
Menulis merupakan keterampilan yang paling sulit dikuasai dibanding
dengan aspek keterampilan bahasa yang lainnya. Sebagaimana yang
diutarakan Sakura Ridwan (2011: 83), kemampuan menulis merupakan
kemampuan yang kompleks, sebab menulis mengharuskan seseorang
mengerahkan segenap kemampuannya yang berupa penguatan aspek-aspek
kebahasaan, isi tulisan, teknik penulisan, dan juga tentang apa yang akan
ditulis serta bagaimana menyampaikannya dalam bahasa tulis.
Berdasarkan pengalaman peneliti saat melakukan Praktik Profesi
Keguruan Terpadu (PPKT) di MAN 13 Jakarta, peneliti menemukan beberapa
siswa memiliki kemampuan menulis cerpen yang rendah, dengan nilai di
bawah 70 bahkan ada yang mendapat nilai 50. Ketika peneliti menanyakan
kesulitan-kesulitan apa saja yang dihadapi siswa dalam menulis cerpen,
sebagian besar siswa menjawab bahwa mereka kesulitan untuk
mendapatkan ide, tema, atau topik yang akan ditulisnya.
Ide, tema, atau topik akan mudah didapatkan siswa apabila mereka
memiliki pengalaman dan pengetahuan yang luas. Selain itu, ide cerita atau
tema pada cerpen dapat diambil dari pengalaman-pengalaman hidup, baik
pengalaman pribadi maupun pengalaman orang-orang di sekitar yang
didapat dari interaksi sosial. Seperti yang diutarakan Vygotsky (1978: 57),
interaksi sosial dapat memberikan berbagai pengalaman, wawasan, dan
pengetahuan, ini terjadi karena adanya perubahan dari proses interpersonal
menuju proses intrapersonal dan proses tersebut dimulai dari memperhatikan
peristiwa yang terjadi kemudian disimpan dalam ingatan yang akhirnya
menghasilkan pengalaman dan pengetahuan.
Selain kesulitan dalam memperoleh ide, tema, atau topik, banyak
siswa yang mengalami kesulitan ketika harus menuangkan ide atau
iii
gagasannya ke dalam tulisan. Proses penulisan menuntut siswa untuk lancar
dalam berpikir. Menurut Dalman (2014: 5), menulis adalah proses
penyampaian informasi secara tertulis dengan menggunakan cara berpikir
yang kreatif. Pengembangan terhadap pengalaman-pengalaman yang dimiliki
untuk dapat menjadi suatu cerpen diperlukan kemampuan berpikir kreatif.
Dengan kemampuan berpikir kreatif, siswa akan luwes mengolah kata-kata
dan mudah menuangkan ide serta gagasannya ke dalam cerpen.
METODOLOGI PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik analisis
regresi dan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa
kelas XI SMA Negeri 39 Jakarta tahun pelajaran 2014/2015 dengan jumlah
353 siswa dan ditetapkan jumlah sampel sebanyak 40 orang siswa.
Instrumen yang digunakan adalah tes produk untuk memperoleh data
kemampuan menulis cerpen dan data kemampuan berpikir kreatif,
sedangkan data kemampuan berinteraksi sosial diperoleh dengan
menggunakan instrumen kuisioner. Analisis data yang digunakan adalah
analisis deskriptif untuk mendapatkan gambaran karakteristik masing-masing
variabel dan analisis inferensial untuk melakukan pengujian hipotesis.
HASIL PENELITIAN
Hasil penelitian yang ditemukan menunjukkan bahwa (1) terdapat
hubungan positif dan signifikan antara kemampuan berinteraksi sosial dan
kemampuan menulis cerpen dengan persamaan regresi Ŷ = -61,258 +
1,117X1 dan koefisien korelasi (ry1) sebesar 0,888 serta koefisien
determinasi (ry1)2 = 0,7885 mengartikan bahwa 78,85% dari kemampuan
menulis cerpen siswa kelas XI SMA Negeri 39 Jakarta dipengaruhi oleh
kemampuan berinteraksi sosialnya; (2) terdapat hubungan positif dan
signifikan antara kemampuan berpikir kreatif dan kemampuan menulis cerpen
iv
dengan persamaan regresi Ŷ = 20,261 + 0,707X2 dan koefisien korelasi (ry2)
sebesar 0,902 serta koefisien determinasi (ry2)2 = 0,8136 mengartikan bahwa
81,36% dari kemampuan menulis cerpen siswa kelas XI SMA Negeri 39
Jakarta dipengaruhi oleh kemampuan berpikir kreatifnya; (3) terdapat
hubungan positif dan signifikan antara kemampuan berinteraksi sosial dan
kemampuan berpikir kreatif secara bersama-sama dengan kemampuan
menulis cerpen dengan persamaan regresi Ŷ = -26,563 + 0,571X1 + 0,416X2
dan koefisien korelasi (ry12) = 0,939 serta koefisien determinasi (ry12)2 =
0,8821 mengartikan bahwa 88,21% dari kemampuan menulis cerpen siswa
kelas XI SMA Negeri 39 Jakarta dipengaruhi oleh kemampuan berinteraksi
sosial dan kemampuan berpikir kreatif secara bersama-sama.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan menulis cerpen
dapat ditingkatkan melalui upaya peningkatan kemampuan berinteraksi sosial
dan kemampuan berpikir kreatif siswa, di samping faktor-faktor lain yang
terbukti memberikan kontribusinya bagi peningkatan kemampuan menulis
cerpen.
Bibliografi : lembar 140-144


Ketersediaan
#
UPT Perpustakaan UNJ TM 1235
TM00001235
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TM 1235
Penerbit
Jakarta : Program Studi Pendidikan Bahasa, PPS, UNJ., 2015
Deskripsi Fisik
xviii, 312 lembar : il. ; 28 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Social Interaction
Creative Thinking
Writing Short Story
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Anggun Citra Dini Dwi Puspitasari
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sejarah awal perpustakaan berasal dari perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia (FKIP UI). Pada tahun 1999 sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.93/1999, IKIP Jakarta berubah statusnya menjadi Universitas Negeri Jakarta. Maka Perpustakaan IKIP Jakarta mengubah nama pula menjadi Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?