Text
Analisis tingkat keterbacaan buku pembelajaran ilmu pengetahuan sosial kelas 7
ABSTRAK
ANGGIA LAZUARDIAH. 2015. Analisis Tingkat Keterbacaan Buku Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 7. Skripsi. Jakarta : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keterbacaan buku pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Kelas 7 yang paling banyak dipakai pada SMP Negeri di wilayah Jakarta Timur. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 51 Jakarta dan di SMP Negeri 158 Jakarta pada siswa kelas 7 di dua kelas pada masing-masing sekolah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dan menggunakan teknik pengumpulan data Cloze Test serta wawancara untuk pengecekkan dan kelengkapan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa di SMP Negeri 51 Jakarta memiliki tingkat keterbacaan tinggi dengan skor rata-rata pada dua kelas mencapai 62,6%. Pada kelas VII-1 memiliki keterbacaan tinggi dengan skor rata-rata kelas 66,11% dan kelas VII-2 memiliki skor keterbacaan 59%. Artinya, siswa mampu belajar sendiri, buku tepat disajikan untuk siswa tersebut. Sedangkan hasil penelitian menunjukkan bahwa di SMP Negeri 158 Jakarta memiliki tingkat keterbacaan sedang dengan skor rata-rata 52,35%. Pada kelas VII.3 memiliki keterbacaan tinggi dengan skor rata-rata kelas mencapai 53,85% dan kelas VII.5 memiliki tingkat keterbacaan sedang dengan skor rata-rata kelas 50,90%. Artinya, siswa harus belajar di bawah bimbingan guru; buku disajikan kepadanya sesuai dengan tujuan pengajaran.
Untuk interaksi antara teks dengan pembaca mencakup kemenarikan penyajian buku dan keterpahaman teks pada buku. Untuk kemenarikan penyajian buku diketahui ukuran buku 175 x 245 mm, memiliki bentuk vertikal, dan memiliki softcover di bagian depan dan belakangnya. Ilustrasi gambar sampulnya bergambar Candi Borobudur dengan warna biru sebagai dasarnya, dan pada bagian isi, ilustrasi gambar berwarna putih, hitam, dan abu-abu. Bentuk tulisan memakai bentuk Times New Roman berukuran 12 point. Keterpahaman teks pada buku mencakup pemilihan kata, susunan kalimat, dan susunan paragraf. Pemilihan kata pada umumnya memakai pemilihan kata yang umum, dan hanya kata-kata tertentu yang belum banyak dipahami oleh siswa kelas 7. Susunan kalimat rata-rata menggunakan kalimat majemuk. Susunan paragrafnya rata-rata menggunakan paragraf deduktif dan paragraf tanpa kalimat utama.
Untuk kondisi pembaca, minat baca siswa kelas 7 sangat beragam dan bersifat individual. Latar belakang guru IPS di masing-masing sekolah juga sudah memenuhi kualifikasi guru untuk jenjang SMP. Dan kondisi masing-masing sekolah masing-masing sudah menyandang akreditasi “A” serta dengan suasana kelas yang cukup kondusif dan masih terkontrol.
Kata Kunci : Keterbacaan, Buku Pembelajaran, Ilmu Pengetahuan Sosial
Bibliografi : lembar 169-170
| SS00007751 | SK 7751 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.04.2015.002) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain