Text
Pengaruh metode pembelajaran kooperatif dan tipe kepribadian terhadap hasil belajar seni budaya dan keterampilan : studi eksperimen pada siswa kelas III SDN Pondok Pinang 08 Pagi
RINGKASAN
PENDAHULUAN
Pada hakikatnya hasil belajar merupakan suatu proses usaha belajar yang dilakukan seseorang untuk menghasilkan perubahan. Menurut Slameto belajar (2010:2) ialah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. Sedangkan hasil belajar menurut Nawawi (dalam Jihad 2011:14) bahwa hasil belajar diartikan sebagai tingkat keberhasilan siswa dalam skor yang diperoleh dari hasil tes mengenal sejumlah materi pelajaran tertentu. Dapat disimpulkan hasil belajar merupakan kemampuan yang diperoleh peserta didik setelah melalui kegiatan belajar yang menyangkutpengetahuan, keterampilan, dan sikap.
Pendidikan seni budaya dan keterampilan pada dasarnya merupakan pendidikan seni yang berbasis budaya. Seni menurut Leo Tolstoy (2011:1.3) merupakan kegiatan sadar manusia dengan perantara tanda-tanda lahiriah tertentu untuk menyampaikan perasaan-perasaan yang telah dihayatinya kepada orang lain. Selain itu seni budaya dan keterampilan mempunyai fungsi dan tujuan untuk
v
mengembangkan sikap dan kemampuan siswa untuk mampu berkreasi dan peka dalam kesenian.
Hasil belajar seni budaya dan keterampilan yang diperoleh siswa dalam belajar dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan ekternal. Faktor internal merupakan faktor yang berasal dari dalam diri siswa. Sedangkan factor eksternal merupakanfaktor yang berasal dari luar diri siswa. Salah satufaktor eksternal yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah metode pembelajaran yang digunakan guru.
Metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk membantu tercapainya hasil belajar secara efektif adalah metode pembelajaran kooperatif. Metode pembelajaran kooperatif merupakan metode pembelajaran yang berorientasi kepada siswa. Menurut Rusman (2011:202), pembelajaran kooperatif (cooperative learning) merupakan bentuk pembelajaran dengan cara siswa belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil secara kolaboratif yang anggotanya terdiri dari 4 (empat) sampai 6 (enam) orang dengan struktur kelompok yang bersifat heterogen.
Sedangkan salah satu faktor yang berasal dari dalam diri siswa (faktor internal) yaitu tipe kepribadian. Tipe kepribadian merupakan sifat atau perilaku yang dimiliki seseorang yang menentukan penyesuaian diri terhadap lingkungannya.
vi
Lawrence (2010:6) mendefinisikan kepribadian adalah karakteristik seseorang yang menyebabkan munculnya konsistensi perasaan, pemikiran, dan perilaku.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Perbedaan hasil belajar seni budaya dan keterampilan antara siswa yang belajar dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif Make a Match dan metode pembelajaran kooperatif STAD, (2) Pengaruh interaksi antara metode pembelajaran kooperatif dan tipe kepribadian siswa dengan hasil belajar seni budaya dan keterampilan. (3) Perbedaan hasil belajar seni budaya dan keterampilan antara siswa yang memiliki tipe kepribadian ekstrovert yang belajar dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif Make a Match dan yang menggunakan metode pembelajaran koperatif STAD. (4) Perbedaan hasil belajar seni budaya dan keterampilan antara siswa yang memiliki tipe kerpibadian introvert yang belajar dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif Make a Match dan yang menggunakan metode pembelajaran kooperatif STAD.
METODE PENELITIAN
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi eksperimen. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil belajar seni budaya dan keterampilan siswa, variabel perlakuan
vii
adalah metode pembelajaran kooperatif berupa metode pembelajaran kooperatif Make a Match (A1) dan metode pembelajaran kooperatif STAD (A2), sedangkan variabel moderator adalah tipe kepribadian yang terdiri dari tipe kepribadian ekstrovert (B1) dan tipe kepribadian introvert (B2). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu (1) instrument hasil belajar seni budaya dan keterampilan berupa tes uraian, (2) Instrumen tipe kepribadian yang berupa angket.
Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan ANAVA dua jalur dan pengujian simple effect dengan uji t-Dunnet. Pengujian normalitas menggunakan Liliefors dan uji homogenitas dengan uji Bartlett.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil perhitungan dengan ANAVA dua jalur mengenai hasil belajar seni budaya dan keterampilan disajikan pada tabel berikut:
viii
Sumber Sumber Sumber Sumber Sumber Sumber VarianVarianVarianVarianVarianVarian
JK
Db
RJK
F hitungF hitungF hitungF hitungF hitungF hitungF hitungF hitung
F tabelF tabelF tabel F tabelF tabelF tabel
= 0,05 = 0,05= 0,05= 0,05= 0,05
= 0,01 = 0,01= 0,01= 0,01= 0,01
Antar AAntar AAntar A Antar AAntar AAntar A
62,4162,4162,4162,4162,41
1
62,4162,4162,4162,4162,41
4,16*4,16*4,16*4,16*4,16*
4,024,024,024,02
7,127,127,127,12
Antar BAntar BAntar B Antar BAntar BAntar B
13,6313,6313,6313,6313,63
1
13,6313,6313,6313,6313,63
0,9100,9100,9100,9100,910ns
4,024,024,024,02
7,127,127,127,12
Interaksi Interaksi Interaksi Interaksi Interaksi Interaksi Interaksi Interaksi Interaksi A x BA x BA x BA x BA x B
97,6097,6097,6097,6097,60
1
97,6097,6097,6097,6097,60
6,517*6,517*6,517*6,517*6,517*6,517*
4,024,024,024,02
7,127,127,127,12
DalamDalamDalamDalamDalam
883,62883,62883,62883,62883,62883,62
59
14,9814,9814,9814,9814,98
TotalTotalTotal Total
1057,271057,271057,271057,271057,271057,271057,27
62
Dari hasil perhitungan ANAVA dua jalur untuk sumber varians interaksi dilihat bahwa F hit lebih besar dari F table atau Fhit= 6,517 dari F tabel= 4,02 pada taraf signifikan α = 0,05. Dengan demikian maka hasil pengujian memberikan keputusan untuk menolak hipotesis H0. Adanya interaksi antara metode pembelajaran kooperatif dengan tipe kepribadian dijelaskan secara grafik pada gambar dibawah ini :
0
5
10
15
20
25
30
35
Ekstrovert
Introvert
23,94
25,50
28,38
24,93
STAD
Make a Match
ix
IMPLIKASI PENELITIAN
Hasil penelitian ini memberikan implikasi sebagai berikut: (1) Hasil penelitian yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar seni budaya dan keterampilan antara siswa yang diberi metode pembelajaran kooperatif teknik Make a match dengan siswa yang diberi metode pembelajaran kooperatif teknik STAD maka sebaiknya guru sebelumnya mengetahui karakteristik yang dimiliki oleh siswa sehingga hasil yang dicapai bisa lebih maksimal. Dengan demikian untuk meningkatkan hasil belajar siswa maka sangat perlu bagi guru untuk memberikan metode kooperatif teknik Make a match pada pembelajaran di kelas. Hal ini bertujuan agar siswa dapat menuangkan ide-ide atau gagasan kreatif dalam menyelesaikan pembelajarannya. (2) Hasil penelitian membuktikan bahwa kepribadian siswa berpengaruh terhadap hasil belajar. Hal ini berimplikasi bahwa dalam proses pembelajaran seorang siswa dapat memegang peranan aktif dalam kegiatan peranan aktif dalam kegiatan belajar di kelas sehingga mendapatkan hasil belajar yang maksimal. (3) Bagi siswa, pemberian materi dan metode yang sesuai dengan tipe kepribadian siswa yang digunakan di kelas dapat menjadikan siswa lebih kreatif, aktif serta kritis sehingga dapat menimbulkan minat belajar dan akan berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan pembelajaran seni budaya dan keterampilan. Bibliografi : lembar 116-118
Tidak tersedia versi lain