Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta

Katalog (Tugas Akhir/Skripsi/Tesis/Disertasi)

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Pengaruh pemberdayaan dan kualitas kehidupan kerja terhadap produktivitas guru SMP swasta Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan

Dariyati, Nani - Nama Orang;

RINGKASAN

Penelitian ini mengkaji pengaruh pemberdayaan dan kualitas kehidupan
kerja terhadap produktivitas guru SMP Swasta Kecamatan Serpong, Kota
Tangerang Selatan. Pada dasarnya, baik pendidik maupun tenaga
kependidikan memiliki peran dan tugas yang sama yaitu melaksanakan
berbagai aktivitas yang berujung pada terciptanya kemudahan dan
keberhasilan peserta didik dalam pembelajaran, karenanya adalah sangat
penting untuk mempertahankan hingga terus mengembangkan produktivitas
baik pada pendidik dan tenaga kependidikan. Menurut Beazley, Boenisch dan
Harden bahwa, “productivity is a measure of how effectively an individual (or
a group or an organization or a thing) transforms its inputs (resources) into
outputs (goods or services) through an intermediate conversion process.”
Produktivitas adalah ukuran dari seberapa efektif seseorang (atau kelompok
atau organisasi atau sesuatu) mengubah input (sumber daya) menjadi output
(barang atau jasa) melalui proses konversi perantara. Mullins menjelaskan,
“empowerment is generally explained in terms of allowing employees greater
freedom, autonomy and self-control over their work, and responsibility for
decision-making.” Artinya pemberdayaan umumnya dijelaskan dalam hal
mengizinkan para karyawan untuk kebebasan yang lebih besar, otonomi dan
kontrol diri atas pekerjaan mereka, dan tanggung jawab untuk pengambilan
keputusan. Menurut Griffin dan Moorhead, “quality of work life is the extent to
which workers can satisfy important personal needs through their experiences
in the organization.” Dari sini diketahui pengertian kualitas kehidupan kerja
adalah sejauh mana para pekerja dapat memenuhi kebutuhan pribadi yang
penting melalui pengalaman mereka dalam organisasi.
Pendekatan penelitian dilakukan secara kuantitatif, dengan metode
survey, diukur menggunakan instrumen angket. Analysis data menggunakan

statistik parametris dengan path analysis. Penelitian ini dilaksanakan kepada
guru SMP Swasta Kecamatan Serpong yang berjumlah 398 orang dengan
jumlah sampel 200. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen
berupa angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Berdasarkan hasil
uji coba instrumen tersebut, variabel produktivitas terdiri 28 item pertanyaan
valid dengan reliabilitas 0,9333. Variabel pemberdayaan terdiri 28 item
pertanyaan valid dengan reliabilitas 0,9312. Variabel kualitas kehidupan kerja
terdiri 27 item valid dengan realibilitas 0,9577. Sehingga disimpulkan
memenuhi syarat untuk dijadikan pengukur variabel penelitian.
Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) pemberdayaan berpengaruh
langsung positif terhadap produktivitas dengan koefisien korelasi sebesar
0,671 dan nilai koefisien jalur sebesar 0,428; 2) kualitas kehidupan kerja
berpengaruh langsung positif terhadap produktivitas dengan koefisien
korelasi sebesar 0,649 dan nilai koefisien jalur sebesar 0,356; dan 3)
pemberdayaan berpengaruh langsung positif terhadap kualitas kehidupan
kerja dengan koefisien korelasi sebesar 0,684 dan nilai koefisien jalur
sebesar 0,684. Implikasi penelitian ini adalah pemberdayaan membutuhkan
tanggung jawab dan pengendalian diri dari guru, pimpinan tidak akan segan
memberdayakan bawahannya yang mampu bekerja dengan baik terlebih
mampu mempertangungjawabkan hasil pekerjaan dan dilakukan dengan
dengan tetap memperhatikan pengendalian diri yang baik sehingga dalam
mengaplikasikan hal baru tetap serta memperhatikan peraturan yang berlaku.
Upaya meningkatkan produktitas juga dapat dilakukan melalui kualitas
kehidupan kerja. Salah satu upaya yaitu dengan terus memperhatikan
kebersihan ruangan yang digunakan dalam bekerja. Ketersediaan fasilitas
penunjang pendidikan juga perlu di perhatikan, tidak hanya pengadaan
semata namun juga pemeliharaannya..

Bibliografi : lembar 95-97


Ketersediaan
TM00001376TM 1376UPT Perpustakaan UNJ (CD.07.2015.003)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TM 1376
Penerbit
Jakarta : Program Studi Manajemen Pendidikan, PPS, UNJ., 2015
Deskripsi Fisik
xv, 237 lembar : il. ; 28 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
SMP
Kualitas Kehidupan Kerja
Produktivitas Guru
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Nani Dariyati
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sejarah awal perpustakaan berasal dari perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia (FKIP UI). Pada tahun 1999 sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.93/1999, IKIP Jakarta berubah statusnya menjadi Universitas Negeri Jakarta. Maka Perpustakaan IKIP Jakarta mengubah nama pula menjadi Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik