Text
Pengaruh model pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning) terhadap hasil belajar siswa dalam mata pelajaran sejarah di SMAN 15 Tangerang
ABSTRAK
WINI MUKTI IRIANI, Pengaruh Model Pembelajaran CTL (Contextual Teaching an Learning) Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran Sejarah Di SMAN 15 Tangerang, Skripsi, Jakarta : Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, 2015
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dua empiris tentang pengaruh pemberian pengetahuan terhadap hasil belajar siswa dalam pelajaran sejarah
Penelitian ini diadakan di SMAN 15 Tangerang selama 2 bulan yaitu bulan Agustus sampai dengan September 2015 pada semester 1 tahun ajaran 2015/2016 Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen, Populasi target dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X, XI, dan XII SMAN 15 Tangerang, sedangkan populasi terjangkaunya adalah seluruh kelas XII. Teknik pengambilan sample menggunakan Cluster Random Sampling. Sampel yang diambil berjumlah dua kelas yaitu siswa kelas XII IPS-1 berjumlah 36 siswa sebagai kelas kontrol dan siswa kelas XII IPS-2 berjumlah 36 siswa sebagai kelas eksperimen.
Berdasarkan deskripsi teoritis dan kerangka berpikir maka dirumuskan hipotesis penelitian : terdapat pengaruh model pembelajaran ctl terhadap hasil belajar siswa dalam pelajaran sejarah. Terlebih dahulu dilakukan uji coba validitas pada instrumen penelitian. Dari hasil uji coba tersebut didapat 45 instrumen valid dan 15 butir invalid, dilanjutkan perhitungan uji reabilitas dan didapatkan nilai rii 0,917, kemudian dilanjutkan perhitungan untuk menggambar grafik histogram untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol. Setalah itu dilakukan pengujian persyaratan data dengan uji normalitas menggunakan rumus Lilliefors (α = 0,05, n
: 36). Dari hasil perhitungan untuk kelas eksperimen diperoleh Lhitung = 0, 127 dan Ltabel = 0,148, sedangkan kelas kontrol diperoleh Lhitung = 0, 119 dan Ltabel = 0,148. Karena Lhitung < Ltabel berarti data berdistribusi normal. Setelah itu dilakukan uji Homogenitas menggunakan Uji Barlett di Peroleh X2(hitung) = 3,707, X2(tabel) = 3,84. Karena X2(hitung) < X2(tabel) maka kelompok sampel berasal dari populasi yang homogen.
Pengujian hipotesis menggunakan rumus uji-t. Perhitungan penelitian ini menghasilkan t(hitung) sebesar 5,495, sedangkan t(tabel) sebesar 2,00 pada taraf signifikan 0,05 untuk n-2 = 70. Dengan demikian, t(hitung) > t(tabel).
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima. Hal ini berarti bahwa pemberian model ctl memiliki pengaruh terhadap hasil belajar siswa dalam mata pelajaran sejarah.
Bibliografi : lembar 48-49
| SS00008092 | SK 8092 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.04.2015.004) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain