Text
Pengembangan desain terowongan angin sirkuit terbuka dengan tiga variasi diameter honeycomb
ABSTRAK
Vina Agustina Gultom, Pengembangan Desain Terowongan Angin Sirkuit Terbuka Dengan Tiga Variasi Diameter Honeycomb. Skripsi. Jakarta: Prodi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta, 2016.
Dalam penelitian ini telah dibuat sebuah terowongan angin sirkuit terbuka dengan tiga variasi diameter honeycomb sebagai pengembangan dari desain terowongan angin yang terdapat di Prodi Fisika FMIPA Universitas Negeri Jakarta. Penggunaan tiga variasi diameter honeycomb bertujuan untuk mengetahui nilai intensitas turbulensi mana yang paling rendah dari tiga variasi diameter honeycomb ini, sehingga dari hasil intensitas turbulensi yang didapat akan diketahui bagaimana kualitas aliran pada terowongan angin tersebut, laminar atau turbulen. Nilai intensitas turbulensi pada desain terowongan angin pertama yaitu, I = 0.864, sedangkan nilai intensitas turbulensi pada terowongan angin desain kedua, yaitu I = 0.17092 pada d = 18 mm, I = 0.1781 pada d = 8.5 mm dan I = 0.1227 pada d = 6 mm. Dari nilai intensitas turbulensi tersebut diketahui bahwa diameter honeycomb berpengaruh pada kualitas aliran yang dihasilkan terowongan angin, yaitu adanya variasi diameter honeycomb ke ukuran yang lebih kecil mampu memperkecil intensitas turbulensinya juga.
Kata kunci: terowongan angin, honeycomb, intensitas turbulensi, laminar
Bibliografi : lembar 40-41
Tidak tersedia versi lain