Text
Pengaruh model pembelajaran take and give terhadap hasil belajar sejarah siswa kelas XI di SMA Negeri 37 Jakarta
ABSTRAK
Dessy Putri Sucianti. Pengaruh Model Pembelajaran Take and Give Terhadap Hasil Belajar Sejarah Siswa SMAN 37 Jakarta. Skripsi, Jakarta : Prodi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, 2015.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data empiris tentang pengaruh model pembelajaran take and give terhadap hasil belajar sejarah. Peneltian ini dilakukan di SMAN 37 Jakarta dari bulan Agustus sampai September 2015. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Populasi target dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMAN 37 Jakarta yang berjumlah 938 siswa, sedangkan populasi terjangkaunya adalah siswa kelas XI IIS, terdiri dari 4 kelas yang berjumlah 137 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Randon Sampling. Sampel yang diambil berjumlah dua kelas yaiu kelas XI IIS 4 dengan jumlah siswa 34 orang sebagai kelas eksperimen dan XI IIS 3 dengan jumlah siswa 34 orang sebagai kelas kontrol. Hasil uji coba instrumen dengan menggunakan rumus Spearman Brown menghasilkan 40 soal dari 60 soal, dan diperoleh nilai realibilitas sebesar 0,926 yang berarti instrumen dapat digunakan. Uji persyaratan analisis menggunakan uji normalitas pada kelas eksperimen diperoleh Lh (0,085) < Lt (0,152) maka sebaran data berdistribusi normal dan pada kelas kontrol diperoleh Lh (0,166) < Lt (0,152) maka sebaran data berdistribusi normal. Uji homogenitas menggunakan uji Barlett dan diperoleh 2hi (0,067) < 2ta (3,84) maka varians homogen diterima. Pengujian hipotesis menggunakan rumus uji t menghasilkan thitung 5,056 > ttabel 2,00 pada taraf kepercayaan 95% (α = 0,05), maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran Take and Give terhadap hasil belajar sejarah siswa SMAN 37 Jakarta.
Tidak tersedia versi lain