Text
Eksistensi komunitas kedaerahan di tengah masyarakat perkotaan (studi pada paguyuban keluarga Purworejo di komplek Atsiri Permai Citayam)
ABSTRAK
Hanum Ayu Lestari. Eksistensi Komunitas Kedaerahan di Masyarakat Perkotaan (Studi Pada Paguyuban Keluarga Purworejo di Kompelk Perumahan Atsiri Permai, Citayam-Bogor). Skripsi. Jakarta: Program Studi Sosiologi (Konsentrasi Sosiologi Pembangunan), Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, 2015. Paguyuban Keluarga Purworejo (PKP) merupakan salah satu komunitas kedaerahan yang terdapat ditengah masyarakat Komplek Perumahan Atsiri Permai, Citayam. Penelitian ini mendeskripsikan eksistensi PKP serta dampaknya bagi anggota dan masyarakat sekitar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini mengambil lokasi Komplek Perumahan Atsiri Permai yang berlokasi di Citayam, Bogor. Informan dalam penelitian ini ialah orang-orang yang terdaftar sebagai anggota PKP. Selain anggota PKP, penulis juga mendapat informasi dari tokoh masyarakat dan masyarakat sekitar perumahan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi Paguyuban Keluarga Purworejo (PKP) sebagai komunitas kedaerahan masih bertahan di tengah masyarakat komplek perumahan. Selama hampir 13 tahun ini PKP telah mempertahankan eksistensinya. Mereka bisa bertahan karena memiliki bonding capital dan brifging capital. PKP memiliki corak gemeinschaft, yaitu dengan ciri hubungan yang intimate dan exclusive. PKP bisa disebut sebagai gemeinschaft by blood karena anggotanya diikat oleh ikatan keluarga/kekerabatan, serta gemeinschaft by place karena anggotanya tinggal dalam satu wilayah yang berdekatan, dan gemeinschaft by mind karena anggotanya memiliki tujuan yang sama dalam membentuk komunitas. PKP sebagai gemeinschaft atau komunitas dapat mempertahankan eksistensinya karena memiliki bonding capital dan bridging capital. Bonding capital berupa kedekatan antar anggota yang terjalin melalui kegiatan internal seperti arisan, halal bi halal dan bantuan sosial. Sedangkan bridging capital didapatkan dengan cara ikut partisipasi pada kegiatan kemasyarakatan dan berintegrasi dengan komunitas lain. Fungsi Ekonomi dari PKP adalah berkembangnya usaha jasa catering milik ibu-ibu anggota PKP. Fungsi sosial PKP adalah sebagai saluran politik local, dan sebagai pemelihara lingkungan melalui program bakti lingkungan PKP. Kata Kunci: Eksistensi, Komunitas Kedaerahan, Interaksi, Bonding dan Bridging Capital, Local Politic
Bibliografi : lembar 121-124
Tidak tersedia versi lain