Text
Dampak limbah usaha peternakan ayam petelur terhadap lingkungan (studi kasus : "peternakan ayam petelur Fumilao Farm " di dusun Nyengcle, desa Selawangi , kecamatan Tanjung Sari Kabupaten Bogor )
ABSTRAK
SRI WULAN NURHASANAH. Dampak Limbah Usaha Peternakan Ayam Petelur Terhadap Lingkungan (Studi Kasus “Peternakan Ayam Petelur Fumilao Farm” Di Dusun Nyengcle, Desa Selawangi, Kecamatan Tanjung Sari - Kab. Bogor). Skripsi, Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, 2016.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak limbah peternakan ayam petelur terhadap lingkungan di Dusun Nyengcle, Dusun Tapos, dan Dusun Karangmulya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai November 2015. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga di Desa Selawangi di 3 Dusun, dengan jumlah 1.306 KK. Sampel sebanyak 93 Kepala Keluarga dengan menggunakan teknik Purposive Sampling dan klasifikasi jarak sebagai pertimbangan. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik perhitungan persentase dengan analisis deskriptif. Data dianalisis menggunakan skala likert dengan empat pilihan jawaban. Selanjutnya data ditabulasi dan ditentukan kategorinya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Dusun Nyengcle terjadi polusi udara, masyarakat merasa terganggu dengan kehadiaran bau kotoran yang tercium setiap hari dan bau sangat tercium pada saat musim kemarau tiba karena debu kotoran dibawa oleh angin.
Di Dusun Tapos terjadi Polusi Air, karena limbah cair selalu mengalir ke badan sungai hingga mengenai sawah, petani sering merasa gatal-gatal bila terkena air yang sudah tercemar dan air menjadi tidak bermanfaat lagi karena ada perubahan bau pada air sungai. Berdasarkan hasil uji laboratorium, menunjukkan kualitas air sawah yang tercemar. Hal ini diperlihatkan dengan kandungan COD, BOD, dan pH diatas ambang batas yang ditentukan, demikian juga dengan warna dan bau.
Di Dusun Karangmulya, terjadi Kualitas air sumur yang menurun, yaitu berdasarkan hasil uji laboratorium air sumur mengandung COD dan pH tinggi, demikian juga dengan warna dan bau. Jadi, air sumur termasuk kategori tercemar karena telah melebihi standar baku mutu.
Kata Kunci : Dampak, Limbah Peternakan, Lingkungan
Bibliografi : lembar 76-77
Tidak tersedia versi lain