Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta

Katalog (Tugas Akhir/Skripsi/Tesis/Disertasi)

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Pengaruh budaya organisasi dan emosi terhadap pengambilan keputusan kepala SD Negeri di Kecamatan Duren Sawit

Puspitarini, Diah - Nama Orang;

RINGKASAN

Sekolah dalam mencapai tujuan seringkali dihadapkan pada hambatan-hambatan berupa Organisasi yang berperan penting menghasilkan sumber daya manusia di bidang pendidikan adalah sekolah. Menurut Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 pada Bab VI Pasal 17 menjelaskan sekolah yang mewadahi jenjang pendidikan dasar adalah Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs). Di antara dua tahapan jenjang pendidikan dasar tersebut Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) adalah tahapan sekolah yang wajib dan paling banyak dijalani oleh masyarakat Indonesia. Karena berdasarkan data hasil penelitian BKKBN (Badan Koordinasi Keluarga Berencana) tahun 2013, rata-rata pendidikan penduduk Indonesia adalah 5,8 tahun atau tidak lulus Sekolah Dasar (SD). Hal ini sejalan apa yang dinyatakan oleh George and Jones, “organizational culture is the set of shared values, beliefs and norms that influence the way managers think, make decision, feel and behave toward each other and toward people outside the organization.. ” Strongman menyatakan, “through emotional commitment which binds all of the employees, will encourage of creativity and innovation, and decision-making that orientation toward achievement.” Hal ini diperkuat lagi oleh Smollan dan Sayers yang menyatakan, “Organizational culture is imbued with emotion and therefore cultural change is especially emotional. A change in culture can be the goal of management and but could occur indirectly as a result of strategic, tactical or operational changes.” Maka dari itu peneliti ingin mengkaji secara ilmiah apakah budaya organisasi dan emosi berpengaruh terhadap pengambilan keputusan kepala sekolah. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode survei dan pendekatan kuantitatif. Populasi yang menjadi sasaran dalam penelitian adalah kepala SD Negeri di Kecamatan Duren Sawit dengan jumlah sampel sebanyak 100 kepala sekolah. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang sebelumnya telah diujicoba. Berdasarkan hasil uji coba, variabel pengambilan keputusan diukur menggunakan 32 butir pernyataan dengan koefisien reliabilitas 0,977, variabel budaya organisasi diukur menggunakan 31 butir pernyataan dengan koefisien reliabilitas 0,964, variabel emosi
diukur menggunakan 32 butir pernyataan dengan koefisien reliabilitas 0,984. Pengujian hipotesis penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik analisis regresi dan jalur. Hasil uji signifikansi koefisien jalur pengaruh budaya organisasi terhadap pengambilan keputusan menunjukkan nilai rhitung 0,627 dan koefisien jalur 0,466. Ini berarti semakin tinggi tingkat budaya organisasi kepala sekolah mengakibatkan peningkatan pengambilan keputusan kepala Sekolah Dasar Negeri di kecamatan Duren Sawit. Hasil uji signifikansi koefisien jalur pengaruh emosi terhadap pengambilan keputusan menunjukkan nilai rhitung 0,579 dan koefisien jalur 0,385. Sehingga terdapat pengaruh langsung positif emosi terhadap pengambilan keputusan. Artinya semakin tinggi emosi mengakibatkan peningkatan pengambilan keputusan kepala Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Duren Sawit. Hasil uji signifikansi koefisien jalur pengaruh budaya organisasi terhadap emosi menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,417 dan nilai koefisien jalur sebesar 0,417. Ini peningkatan tingkat budaya organisasi mengakibatkan peningkatan emosi pada kepala Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Duren Sawit. Dengan hasil tersebut, maka implikasinya adalah pengambilan keputusan dapat ditingkatkan dengan cara meningkatkan budaya organisasi dan emosi.


ABSTRACT

THE EFFECT OF ORGANIZATIONAL CULTURE AND EMOTION TOWARD HEADMASTER’S DECISION MAKING OF STATE IN THE DISTRICT OF PALM DUREN

DIAH PUPITARINI


The purpose of this research is to know the effect of organizational culture and emotion toward headmaster’s decision making of elementary school at palm duren. The research was conducted using survey method with quantitative approach and path analysis technique. The population of this research is 100 headmasters. Research samples selected as much as 80 headmasters using simple random sampling technique. The data obtained through questionnaires and analyzed using path analysis techniques. Based on the results of data analysis in this research it is concluded: (1) the organizational culture have positive direct effect to decision making; (2) emotion have positive direct effect to decision making; (3) the organizational culture have positive direct effect to emotion. The decision making can be improved through improvement of organizational culture and emotion.

Keywords: decision making, organizational culture, and emotion

Bibliografi : lembar 102-104


Ketersediaan
#
UPT Perpustakaan UNJ TM 1401
TM00001401
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TM 1401
Penerbit
Jakarta : Program Studi Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana UNJ., 2016
Deskripsi Fisik
xiii, 293 lembar ; 28 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Pengambilan Keputusan
Budaya Organisasi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Diah Puspitarini
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sejarah awal perpustakaan berasal dari perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia (FKIP UI). Pada tahun 1999 sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.93/1999, IKIP Jakarta berubah statusnya menjadi Universitas Negeri Jakarta. Maka Perpustakaan IKIP Jakarta mengubah nama pula menjadi Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?