Text
Pengaruh komposisi tim uji trampil dan kepuasan kerja terhadap kinerja personil Kolatarmabar
RINGKASAN
Indonesia sebagai Negara kepulauan memiliki 17.499 pulau serta
panjang garis pantai ± 80791 km. Untuk mengamankan wilayah laut
Yurisdiksi yang sedemkian luas Indonesia, membutuhkan kesiapan tempur
Kapal-kapal perang milik TNI AL. untuk melaksanakan operasi penindakan
terhadap kapal yang melanggar kedaulatan, kegiatan illegal di laut seperti:
Illegal migrant, illegal Fishing, illegal logging, illegal mining, Drug trafficking,
Weapon traficking dan lain sebagainya. Kelaikan KRI yang akan
dioperasikan, diharuskan minimal sudah lulus uji trampil L-1 dan L-2 oleh
Komando dan Latihan Armada. Dari identifikasi masalah di atas banyak
faktor yang memiliki pengaruh pada kinerja, Penelitian ini akan dibatasi pada
pengaruh komposisi tim dan kepuasan kerja terhadap kinerja pembatasan ini
didasarkan pada asumsi bahwa kedua variabel ini berpengaruh terhadap
kinerja Kolatarmabar. Menurut John R.Schermerhon “job Performance is
measured as quantity of task accomplished by In dividual or Group. Kinerja
adalah Kuantititas dari tugas yang diselesaikan oleh individu maupun
kelompok. Pada dasarnya kepuasan kerja bersifat individual karena setiap
individu memiliki tingkat kepuasan yang berbeda-beda sesuai dengan
harapan dan nilai-nilai yang berlaku dalam diri setiap individu. Job
Satisfaction menurut Colquitt “represent how you feel about your job and
what you think about your job.” Representasi bagaimana anda merasakan
tentang pekerjaan dan bagaimana anda berpikir tentang pekerjaan anda.
Metode penelitian yang digunakan adalah melaksanakan survey
dengan pendekatan kuantitatif, pemilihan metode survey dikarenakan
penelitian ini menjelaskan hubungan kausal dan pengujian hipotesis,
Berdasarkan hasil penghitungan validitas instrumen kinerja diketahui dari 55
butir pernyataan terdapat 3 butir yang tidak valid, Penghitungan reliabilitas
instrumen variabel kinerja sebanyak 52 butir diperoleh hasil rii = 0,993.
Berdasarkan hasil penghitungan validitas instrumen komposisi tim diketahui
dari 35 butir pernyataan terdapat 2 butir yang tidak valid, Penghitungan
iii
reliabilitas instrumen variabel komposisi tim sebanyak 33 butir Dengan
demikian jumlah butir yang valid dan digunakan sebagai alat pengambil data
penelitian sebanyak 41 butir. Penghitungan reliabilitas instrumen variabel
kepuasan kerja sebanyak 41 butir diperoleh hasil rii = 0,990.
Hasil analisis hipotesis pertama memberikan temuan bahwa komposisi
tim berpengaruh secara langsung positif terhadap kinerja. Dari hasil
perhitungan analisis jalur, pengaruh langsung kepuasan kerja terhadap
kinerja. Hasil analisis hipotesis kedua menghasilkan temuan bahwa
kepuasan kerja berpengaruh secara langsung positif terhadap kinerja.
Berdasarkan hasil temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa kinerja
dipengaruhi secara langsung positif oleh kepuasan kerja. Meningkatnya
kepuasan kerja mengakibatkan peningkatan kinerja. Dari hasil perhitungan
analisis jalur, pengaruh langsung komposisi tim terhadap kepuasan kerja,
nilai koefisien jalur sebesar 0,335 dan nilai thitung sebesar 3,18. Nilai ttabel
untukα = 0,01 sebesar 2,64. Oleh karena nilai thitung lebih besar dari pada nilai
ttabel maka dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima yaitu bahwa komposisi
tim berpengaruh secara langsung terhadap kepuasan kerja dapat diterima.
Hasil analisis hipotesis ketiga memberikan temuan bahwa komposisi tim
berpengaruh secara langsung positif terhadap kepuasan kerja. Dengan
demikian dapat disimpulkan bahwa kepuasan kerja dipengaruhi secara
langsung positif oleh komposisi tim. Meningkatnya komposisi tim
mengakibatkan peningkatan kepuasan kerja. Dengan demikian terdapat
pengaruh antara komposisi tim dan kepuasan kerja terhadap kinerja. Bibliografi : lembar 83-85
Tidak tersedia versi lain