Text
Pengaruh kohesifitas kelompok dan kepuasan kerja terhadap produktivitas guru Raudhatul Athfal (RA) di Kabupaten Bekasi
RINGKASAN
Produktivitas perlu ditunjang dengan adanya faktor internal yang muncul dari dalam diri atau faktor eksternal berasal dari luar individu guru. Motivasi kerja, sikap profesional, adanya kekohesifan kelompok serta disiplin kerja sangat diperlukan untuk dapat mencapai kinerja yang tinggi. Kesungguhan melaksanakan tugas timbul berkat kesadaran atas tugas yang menjadi tanggung jawab, motivasi untuk bekerja, serta sikapnya terhadap profesi. Faktor lain yang berasal dari luar individu yang diduga dapat menjadi faktor penentu prestasi kerja guru antara lain seperti adanya pembinaan, lomba guru sebagai wabah untuk meningkatkan kreatifitas dan pengakuan status yang dihargai. Disamping itu, lingkungan kerja dan iklim organisasi sangat diperlukan untuk mendorong pencapaian produktivitas guru. Produktivitas yang dicapai seseorang juga memiliki keterkaitan pada ikatan emosional, kohesifitas kelompok guru terhadap sekolah atau organisasi, dan kepuasan kerja. Guru dengan produktivitas yang kuat, akan tetap berada dan melanjutkan dan bertahan dalam kenggotaannya pada suatu organisasi karena mereka ingin melakukannya atau dengan kata lain anggota menyukai organisasinya dan berkeinginan untuk ikut serta melakukan perubahan yang lebih baik di dalam sekolah atau organisasinya serta guru merasa termotivasi ketika bekerja dengan rekan guru lainnya. Guru dengan produktivitas yang tinggi dapat merasakan kepuasan kerja yang berupa pengalaman, pengetahuan dan kreatifitas maupun untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Jika guru menikmati pekerjaannya, merasa nyaman untuk tetap berada di organisasi untuk berbagi dan saling memotivasi sesama di dalam kelompoknya untuk melakukan kreatifitas dan inovasi dalam dunia mengajar, serta guru akan menjadi lebih kuat baik pengalamannya dalam suatu organisasi yang konsisten dengan harapan-harapan dan memuaskan kebutuhan dasarnya, dan membantu melihat sejauh mana dirinya mampu
iii
memiliki tujuan yang sama dan sejalan dengan organisasi. Menurut Robbins dan Judge juga mengatakan dalam bukunya yang berbeda, yaitu: “cohesiveness affects group productivity. Studies consistently show thaht the relationship between cohesiveness and productivity depents on the group’s performance related norms.” Bahwa kohesifitas mempengaruhi produktivitas kelompok, dimana produktivitas ini diarahkan pada individu atau anggota kelompok dalam menjalankan pekerjaannya yang menunjukkan adanya konsistensi antara kohesifitas atau kekompakan dan produktivitas tergantung pada kinerja anggota kelompok. Selanjutnya menurut Mullins menyatakan bahwa, “good people management practices, a positive psychological contract and a supportive organization culture lead to commitment, job satisfaction and a willing controbution from employees. These characteristics positively feed through to higher productivity and profitability.” Bahwa adanya kontrak psikologis yang positif dan budaya organisasi yang mendukung komitmen, kepuasan kerja dan kontribusi dari pegawai atau anggota kelompok tersebut yang menjadi karakteristik positif untuk menduking produktivitas yang lebih tinggi.. Berdasarkan uraian di atas, maka penelitian ini mengambil judul pengaruh kohesifitas kelompok dan kepuasan kerja terhadap produktivitas Guru Raudhatul Athfal (RA) di Kabupaten Bekasi.
Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode survey dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan menjelaskan hubungan kausal dengan analisis jalur (path analysis). Hasil uji coba instrumen produktivitas dari 40 butir yang di uji coba, terdapat 4 butir yang tidak valid dengan koefisien reliabilitas instrumen sebesar 0,966. Hasil uji coba instrumen kohesifitas kelompok dari 40 butir yang di uji coba, terdapat 8 butir yang tidak valid dengan koefisien reliabilitas instrumen sebesar 0,919. Hasil uji coba instrumen kepuasan kerja dari 40 butir yang di uji coba, terdapat 7 butir yang tidak valid dengan koefisien reliabilitas instrumen sebesar 0,948. Analisis data dilakukan dengan statistika deskriptif dan inferensial.
iv
Dari hasil pengujian hipotesis pertama dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh langsung positif kohesifitas kelompok terhadap produktivitas dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,444 dan nilai koefisien jalur sebesar 0,358. Ini memberikan makna kohesifitas kelompok berpengaruh langsung terhadap produktivitas. Dari hasil pengujian hipotesis kedua dapat disimpukan bahwa terdapat pengaruh langsung positif kepuasan kerja terhadap produktivitas dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,416 dan nilai koefisien jalur sebesar 0,320. Ini memberikan makna kepuasan kerja berpengaruh langsung terhadap produktivitas. Dari hasil pengujian hipotesis ketiga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh langsung positif kohesifitas kelompok terhadap kepuasan kerja dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,267 dan nilai koefisien jalur sebesar 0,267. Ini memberikan makna kohesifitas kelompok berpengaruh langsung terhadap kepuasan kerja. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa: 1) kohesifitas kelompok berpengaruh langsung positif terhadap produktivitas. Artinya peningkatan kohesifitas kelompok mengakibatkan peningkatan produktivitas guru RA di Kabupaten Bekasi. 2) Kepuasan kerja berpengaruh langsung positif terhadap produktivitas. Artinya peningkatan kepuasan kerja mengakibatkan peningkatan produktivitas guru RA di Kabupaten Bekasi. 3) kohesifitas kelompok berpengaruh langsung positif terhadap kepuasan kerja. Artinya peningkatan kohesifitas kelompok mengakibatkan peningkatan kepuasan kerja guru RA di Kabupaten Bekasi. Implikasi dari penelitian ini adalah meningkatkan perhatian dan keyakinan tentang kohesifitas kelompok adalah salah satu metode terbaik untuk mempertahankan guru dan meningkatkan kemampuan kompetensinya untuk mendapatkan produktivitas kerja guru yang lebih baik dalam suatu sekolah atau organisasi. Bibliogarfi : lembar 108-111
| TM00001455 | TM 1455 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.07.2016.007) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain