Text
Perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematika antara siswa yang diajar dengan computer based instruction (CBI) dan media pembelajaran komik (studi eksperimen di SMPN 6 Jakarta)
ABSTRAK
RIANA OKTAFEMI, Perbedaan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika antara Siswa yang Diajar dengan Computer Based Instruction (CBI) dan Media Pembelajaran Komik (Studi Eksperimen di SMPN 6 Jakarta). Skripsi. Jakarta: Program Studi Pendidikan Matematika, Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta, 2016.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media pembelajaran yang sesuai dan efektif dalam mengembangkan kemampuan pemahaman matematika siswa khususnya siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Jakarta semester ganjil tahun ajaran 2015/2016 dengan pokok bahasan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV).
Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperiment (eksperimen semu). Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematika pada pokok bahasan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) sebanyak 5 soal uraian. Sebelum digunakan, instrumen tersebut telah melalui uji validitas isi, validitas konstruk, dan validitas empirik. Perhitungan reliabilitas dilakukan dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach dan diperoleh koefisien reliabilitas sebesar yang termasuk dalam kategori cukup. Sebelum perlakuan dilakukan pengujian normalitas menggunakan uji Liliefors, pengujian homogenitas menggunakan uji Bartlett, dan pengujian kesamaan rata-rata menggunakan uji ANAVA satu arah. Seteleh perlakuan dilakukan pengujian normalitas menggunakan uji Liliefors dan pengujian homogenitas menggunakan uji Fisher.
Berdasarkan perhitungan data hasil perhitungan, kedua kelas eksperimen, baik kelas yang diajar menggunakan Computer Based Instruction (CBI) maupun yang diajar menggunakan Media Pembelajaran Komik, masing-masing berdistribusi normal dan memiliki varians yang sama atau homogen. Oleh karena itu, pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan statistik uji-t dengan dan taraf signifikansi . Hasil perhiyungan adalah , sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diajar menggunakan Computer Based Instruction (CBI) lebih tinggi daripada siswa yang diajar menggunakan media pembelajaran Komik.
Kata Kunci: Computer Based Instruction (CBI), Media Pembelajaran Komik, kemampuan pemahaman konsep matematika
Bibliografi : lembar 60-62
| SS00008799 | SK 8799 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.03.2016.004) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain