Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta

Katalog (Tugas Akhir/Skripsi/Tesis/Disertasi)

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Pengaruh desain kerja dan motivasi kerja terhadap komitmen guru SMP Negeri di Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat

Fatimah - Nama Orang;

RINGKASAN

Menjadi guru zaman sekarang ini lebih enak dan lebih sejahtera karena adanya sistem sertifikasi. Akan tetapi dengan adanya tunjangan sertifikasi tidak menjamin semua guru bekerja secara profesional. Banyak guru sebagai ujung tombak pendidikan lupa akan komitmen selaku pendidik karena terjebak manisnya tunjangan sertifikasi. Guru harus membangun kembali komitmen yang merupakan kekuatan dari dalam untuk melaksanakan tugas dan kewajiban mengajar-mendidik. Seperti yang dikatakan oleh Boulian dalam jurnal yang ditulis oleh Riehl dan Sipple mengatakan, “commitment was defined as the relative strength of an individual’s identification with, and involvement in, a particular organization, characterized by at least three qualities: a strong belief in and acceptance of the organization’s goals and values, a willingness to exert considerable effort on behalf of the organization, and a strong desire to maintain membership with the organization”. Komitmen sebagai kekuatan relatif dan keterlibatan dalam sebuah organisasi tertentu, ditandai dengan setidaknya tiga kualitas yaitu keyakinan kuat dan penerimaan tujuan dan nilai-nilai organisasi, kemajuan untuk mengerahkan usaha yang cukup atas nama organisasi, dan keinginan yang kuat untuk mempertahankan keanggotaan dengan organisasi. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi komitmen yaitu Desain kerja dan Motivasi Kerja. Rosenholtz dan Simpson di dalam jurnal yang mereka tulis mengatakan bahwa, “in either case, we would expect that teachers who feel greater autonomy and discretion will be more committed to their work and workplace.” Guru-guru yang diberikan otonomi dan kebijakan lebih oleh atasan maka akan meningkatkan komitmen mereka dalam pekerjaan dan komitmen mereka terhadap tempat di mana mereka bekerja. Dengan kata lain jika guru-guru diberikan kebebasan dan kebijakan yang dapat di pahami maka akan meningkatkan komitmen guru dalam menjalankan setiap tugas yang diberikan. Menurut Robbins dan Judge dalam bukunya “employees who can help each other directly through their work come to see themselves, and the organizations for which they work, in more positive, pro-social terms. This, in turn, can
iii
increase employee commitment”. Para karyawan yang bisa saling membantu secara langsung melalui pekerjaan mereka sehingga berguna bagi masing-masing karyawan tersebut, hal ini pada gilirannya dapat meningkatkan komitmen karyawan. Dengan kata lain, ketika guru dapat saling memotivasi ketika bekerja akan membuat komitmen guru meningkat dalam menyelesaikan setiap pekerjaan. Herzberg dalam jurnal Oldham dan Hackman mengatakan bahwa, “to motivate employee to do good work, jobs should be enriched rather than simplified. Work should be designed and managed to foster responsibility, achievement, growth in competence, recognition, and advancement.” Untuk memotivasi karyawan melakukan pekerjaan dengan baik, pekerjaan harus diperkaya daripada disederhanakan. Pekerjaan harus dirancang dan dikelola untuk mendorong tanggung jawab, prestasi, pertumbuhan kompetensi, pengakuan, dan kemajuan. Dengan kata lain, ketika pekerjaan dibuat dengan baik dan dapat dipahami maka dapat memotivasi guru untuk melakukan pekerjaan dengan baik.
Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif-kausal dengan menggunakan analisis jalur (path analysis). Pendekatan ini dipilih untuk menganalisis pola hubungan antar variabel dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh langsung maupun tidak langsung seperangkat variabel eksogen terhadap variabel endogen. Hasil uji coba instrumen komitmen dari 35 butir pertanyaan yang diujicobakan terdapat 28 pertanyaan yang valid dengan koefisien reliabilitas instrumen sebesar 0,90. Hasil uji coba instrumen desain kerja dari 35 butir pertanyaan yang diujicobakan terdapat 30 pertanyaan yang valid dengan koefisien reliabilitas instrumen sebesar 0,91. Hasil uji coba instrumen motivasi kerja dari 35 butir pertanyaan yang diujicobakan terdapat 29 pertanyaan yang valid dengan koefisien reliabilitas instrumen sebesar 0,92.
Hasil uji signifikansi koefisien jalur pengaruh desain kerja terhadap komitmen menunjukkan nilai rhitung 0,378 dan koefisien jalur 0,288 ini berarti kesesuaian desain kerja yang tepat akan mengakibatkan peningkatan komitmen
ii
guru. Hasil uji signifikansi koefisien jalur pengaruh motivasi kerja terhadap komitmen menunjukkan nilai rhitung 0,405 dan koefisien jalur 0,325 ini berarti peningkatan motivasi kerja mengakibatkan peningkatan komitmen guru. Hasil uji signifikansi koefisien jalur pengaruh desain kerja terhadap motivasi kerja menunjukkan nilai rhitung 0,277 dan koefisien jalur 0,277 ini berarti kesesuaian desain kerja akan meningkatkan motivasi kerja. Kesimpulan : 1) desain kerja berpengaruh langsung positif terhadap komitmen artinya, kesesuaian dalam desain kerja yang dirasakan oleh guru mengakibatkan peningkatan komitmen guru SMP Negeri di Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat. 2) Motivasi kerja berpengaruh langsung positif terhadap Komitmen, artinya peningkatan motivasi kerja yang diyakini guru mengakibatkan peningkatan komitmen guru SMP Negeri di Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat. 3) Desain kerja berpengaruh langsung positif terhadap Motivasi kerja, artinya kesesuaian desain kerja yang dirasakan guru mengakibatkan peningkatan motivasi kerja yang diyakini guru SMP Negeri di Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat. Saran : 1) bagi dinas pendidikan kota Jakarta Barat untuk membantu meningkatkan komitmen guru dengan memberikan pembinaan dan pelatihan. 2) bagi Kepala Sekolah dapat meningkatkan komitmen guru dengan memberikan kebebasan berpendapat terkait dengan berbagai peraturan, kebijakan maupun program kerja sekolah dan memaksimalkan potensi terbaik setiap guru saat membuat keputusan yang berkaitan dengan pekerjaannya. 3) bagi guru untuk terus berusaha meningkatkan kualitas diri sehingga ilmu yang disampaikan akan berkualitas. Bibliografi : lembar 75-77


Ketersediaan
#
UPT Perpustakaan UNJ (CD.07.2016.006) TM 1552
TM00001552
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TM 1552
Penerbit
Jakarta : Program Studi Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana UNJ., 2016
Deskripsi Fisik
xv, 214 lembar ; 28 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Motivasi Kerja
Komitmen Guru
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Fatimah
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sejarah awal perpustakaan berasal dari perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia (FKIP UI). Pada tahun 1999 sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.93/1999, IKIP Jakarta berubah statusnya menjadi Universitas Negeri Jakarta. Maka Perpustakaan IKIP Jakarta mengubah nama pula menjadi Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?