Text
Pengaruh konseling kelompok rational emotive behavior therapy dengan teknik dispute kognitif untuk menurunkan keyakinan irasional korban kekerasan dalam pacaran
PENGARUH KONSELING KELOMPOK RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY DENGAN TEKNIK DISPUTE KOGNITIF UNTUK MENURUNKAN KEYAKINAN IRASIONAL KORBAN KEKERASAN DALAM PACARAN
(2016)
Retno Eka Murpratiwi
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh konseling kelompok Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dengan teknik dispute kognitif terhadap penurunan keyakinan irasional korban kekerasan dalam pacaran. Penelitian dilaksanakan di SMK Tirta Sari Surya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian sebanyak 12 si swi, menggunakan teknik sampling yaitu purposive sampling dengan kriteria siswi yang sedang menjalin hubungan berpacaran. Sampel terbagi ke dalam dua kelompok yaitu kelompok eksperimen berjumlah 6 siswi dan kelompok kontrol berjumlah 6 siswi. Pengukuran dalam penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner keyakinan irasional korban kekerasan dalam pacaran dengan model skala Guttman. Uji coba instrumen dilakukan terhadap 44 responden dengan perhitungan menyatakan 44 butir item valid dengan reliabilitas 0,948. Teknik analisis data uji hipotesis yang menggunakan Mann-Whitney U test dengan bantuan program SPSS 20.0 for windows, diperoleh nilai Asymp. Sig = 0,004 < nilai signifikansi α= 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keyakinan irasional siswi korban kekerasan dalam pacaran yang mendapatkan layanan konseling kelompok REBT dengan teknik dispute kognitif mengalami penurunan yang lebih tinggi dibandingkan siswi koran kekerasan dalam pacaran yang tidak mendapatkan layanan konseling. Implikasi dari penelitian ini adalah pendekatan REBT dengan teknik dispute kognitif dalam layanan konseling kelompok mampu untuk menurunkan keyakinan irasional korban kekerasan dalam pacaran. Oleh karena itu, guru BK dapat mengaplikasikan pendekatan REBT dengan teknik dispute kognitif dalam menangani siswa yang memiliki keyakinan irasional yang tinggi.
Kata Kunci : Rational Emotive Behavior Therapy, Dispute Kognitif, Keyakinan Irasional Korban Kekerasan dalam Pacaran
Bibliografi : lembar 181-184
Tidak tersedia versi lain