Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta

Katalog (Tugas Akhir/Skripsi/Tesis/Disertasi)

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Analisis makna penggunaan warna dalam Bahasa Jepang

Marastuti, Febriyanti - Nama Orang;

ABSTRAK
Febriyanti Marastuti. 2015. Analisis Makna Penggunaan Warna dalam Bahasa Jepang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta.
Dalam mempelajari sebuah bahasa, kosakata merupakan salah satu unsur yang penting untuk dipelajari. Karena dengan menguasai kosakata, komunikasi pun akan berjalan lebih baik. Salah satu yang dapat dipelajari adalah kosakata tentang warna. Sebagai pembelajar bahasa Jepang, pengetahuan tentang warna masih terbatas hanya pada warna-warna dasar. Berlin dan Kay dalam Stanlaw (2004:213) mengemukakan bahwa ada variasi warna yang sangat yang luas dari berbagai bahasa dan menemukan bahwa semua bahasa memiliki antara 2 sampai 11 atau 12 istilah warna dasar. Mereka juga menemukan masing-masing negara memiliki warna lokal yang beraneka ragam. Dari segi makna, warna dalam bahasa Jepang juga tidak hanya memiliki makna denotatif tapi juga makna konotatif. Oleh karena itu, perlu bagi pembelajar bahasa Jepang untuk mengetahui apa saja makna yang terdapat pada warna dalam bahasa Jepang.
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah memberikan informasi kepada pembelajar bahasa Jepang tentang jenis-jenis warna, pembentukannya, dan makna yang terdapat kosakata warna di dalamnya. Warna dalam bahasa Jepang dikelompokan dalam delapan kelompok warna yang paling sering digunakan di Jepang yaitu merah, coklat, kuning, hijau, biru, ungu, hitam, dan putih.
Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif dengan tiga tahapan yaitu pada tahap pengumpulan data, penulis melakukan pengumpulan data dengan mencari jenis-jenis warna pada buku sumber data dan juga mencari berbagai jenis kosakata pada kamus kanji untuk menemukan kosakata yang memiliki makna secara konotatif. Kemudian pada tahap pengolahan data, penulis mencari arti dari nama-nama warna dalam bahasa Jepang dan membaca penjelasan tentang warna tersebut dari buku atau website. Kemudian mengklasifikasikannya berdasarkan temuan-temuan dari jenis-jenis warna tersebut. Penulis juga mencari berbagai teori pendukung tentang warna dan makna agar dapat memahami berbagai data yang telah diperoleh dan menghubungkan data yang diperoleh dengan teori pendukung.
Berdasarkan hasil analisis ditemukan jenis-jenis warna dalam bahasa Jepang yang beragam, baik asli dari bahasa Jepang maupun serapan dari bahasa Inggris. Dari pembentukan nama ditemukan juga penamaan warna berdasarkan tiga bentukan yaitu berdasarkan asal penamaannya yaitu tumbuhan, hewan, benda, perpaduan dua warna, waktu/masa/zaman, zat kimia, dan fenomena alam. Kemudian berdasarkan tingkat kecerahan dan kepekatan serta berdasarkan cara baca kanji. Dari kedelapan warna tersebut, pada warna ungu tidak ditemukan selain dari makna denotasi. Sedangkan tujuh warna lainnya memiliki makna yang beragam baik bernilai positif maupun negatif.
Kata kunci: Makna, Pembentukan, Warna

ABSTRACT
Febriyanti Marastuti.2015. An Analysis of The Meaning of Colour Used in Japanese. Thesis, Department of Japanese Language Education, Faculty of Languages and Arts, State University of Jakarta.
In learning a language, vocabulary is one of the important elements to be studied. It is because by mastering vocabulary, a communication will be better. One thing you can learn is the vocabulary of color. As a Japanese language learners, the knowledge of color is still limited within the basic colors. Berlin and Kay in Stanlaw (2004: 213) argued that there are a wide variety of colors from a variety of languages and it is found that all languages have between 2 to 11 or 12 basic color terms. They also found out that each country has a rich local color. In terms of meaning, color in Japanese not only have denotative meaning but also connotative meaning. Therefore, it is necessary for Japanese language learners to understand the meaning of colour in Japanese colour vocabularies.
The purpose of this study is to provide information to Japanese language learners about the kinds of colors, formation, and meaning that hidden behind the Japanese colour vocabularies. Colors in Japanese are divided into eight groups of colors. The most used in Japan are red,brown,yellow,green, blue, purple, black, and white.
The research method used in this research is descriptive qualitative method with three steps, which are; collecting data, in this first stage the author finds kind of colours in the data source and also finds different types of vocabulary in kanji dictionary to find the vocabulary’s connotative meaning. Then in the data processing stage, the author finds the meaning of colour names in Japanese and reads an explanation of the colour from the book or website. The last is classifying stage based on the findings of the types of colour. The author also finds a variety of theories about the colours and meanings supporting and connecting the data obtained with theoretical support.
Based on the result of the analysis, it is found that there are variety types of colours in Japanese, either from the Japanese native language or Japanese absorption words from English. From the name forming, it is also found out that the names forming is based on three types, which is from the origin of names; plant, animals, things, combination of two colours, time/date/time, chemicals, and natural phenomena. Then based on the brightness and concentration as well as on how to read kanji. From the eighth colours, in purple there is no other meaning but denotation.
Keywords: meaning, formation, color

Bibliografi : lembar 113-114


Ketersediaan
#
UPT Perpustakaan UNJ (CD.02.2015.003) SK 9308
SS00009308
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK 9308
Penerbit
Jakarta : Program Studi Bahasa Jepang FBS UNJ., 2015
Deskripsi Fisik
xviii, 114 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Bahasa Jepang
Analisis Makna
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Febriyanti Marastuti
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sejarah awal perpustakaan berasal dari perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia (FKIP UI). Pada tahun 1999 sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.93/1999, IKIP Jakarta berubah statusnya menjadi Universitas Negeri Jakarta. Maka Perpustakaan IKIP Jakarta mengubah nama pula menjadi Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?