Text
Pengaruh penggunaan daging ayam pada pembuatan pempek terhadap daya terima konsumen
PENGARUH PENGGUNAAN DAGING AYAM PADA PEMBUATAN PEMPEK TERHADAP DAYA TERIMA KONSUMEN
GHANI FADHILAH WIJAYANTI
Pembimbing Dr.Ir.Mahdiyah,M.Kes dan Guspri Devi Artanti, S.Pd, M.Si
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penggunaan daging ayam pada pembuatan pempek terhadap daya terima konsumen. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pengolahan Makanan Program Studi Tata Boga, Universitas Negeri Jakarta dan uji organoleptik produk diujicobakan kepada masyarakat yang mengetahui dan menyukai pempek di Bekasi Utara. Waktu pelaksanaan penelitian ini adalah dari bulan Oktober 2015 sampai Juni 2016. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Sampel pada penelitian ini adalah pempek daging ayam dengan persentase 100%, 75%, dan 50%, yang kemudian diujikan kepada panelis. Hasil perlakuan kemudian dinilai berdasarkan aspek warna, rasa, aroma, dan tekstur dengan menggunakan uji organoleptik kepada 30 panelis. Berdasarkan analisis deskriptif, nilai tertinggi dari rata-rata yang paling disukai pada aspek warna adalah pempek dengan persentase 75% yaitu 4,17 yang berarti terletak pada kategori suka. Pada aspek rasa, persentase 75% penggunaan daging ayam memiliki rata-rata nilai tertinggi yaitu 4,07 (berada pada kriteria suka). Aspek aroma dengan persentase 100% dan 75%, memiliki rata-rata nilai tertinggi yaitu 4,20 (berada pada kriteria suka). Sedangkan aspek tekstur dengan persentase 75% memiliki rata-rata nilai tertinggi yaitu 4,23 (berada pada kriteria suka). Hasil uji organoleptik dianalis dengan menggunakan uji friedman dengan taraf signifikasi α = 0,05. Hasil penelitian berdasarkan uji hipotesis menggunakan uji friedman pada aspek warna, rasa, aroma, dan tekstur menunjukkan tidak terdapat pengaruh penggunaan daging ayam pada pembuatan pempek terhadap daya terima konsumen. Namun bila berorientasi pada aspek nilai kandungan gizi dalam pempek, maka sebaiknya digunakan produk dengan formulasi 100%, sedangkan bila ditinjau dari nilai ekonomis, maka lebih tepat diproduksi pempek dengan formulasi 50%. Maka semua persentase pempek dapat digunakan sebagai acuan pembuatan tergantung pada kebutuhan dari produsen tersebut.
Kata Kunci : Daging Ayam, Pempek, Daya Terima Konsumen
Bibliografi : lembar 74-75
| SS00009590 | SK 9590 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.05.2016.006) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain