Text
Analisis daya dukung tiang kelompok dengan metode statis pada proyek pembangunan gedung fasilitas pendukung pendidikan Universitas Negeri Jakarta
ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI TIANG KELOMPOK DENGAN METODE STATIS PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG FASILITAS PENDUKUNG PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
Nabilla Narasita1, Ir. Tri Mulyono, M.T2, Ririt Aprilin S.T, M.Sc.Eng3
1Alumni Pendidikan Teknik Bangunan, FT UNJ, Jakarta, Indonesia
2Pendidikan Teknik Bangunan, FT UNJ, Jakarta, Indonesia
3Pendidikan Teknik Bangunan, FT UNJ, Jakarta, Indonesia
*Corresponding Author: nabillanarasita@yahoo.com
ABSTRAK
Nabilla Narasita, Analisa Daya Dukung Pondasi Tiang Kelompok dengan Metode Statis pada Proyek Pembangunan Gedung Fasilitas Pendukung Pendidikan Universitas Negeri Jakarta. Skripsi. Jakarta, Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta, 2016. Dosen Pembimbing: Ir. Tri Mulyono, M.T. dan Ririt AprilinS., S.T, M.Sc. Eng.
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan membandingkan daya dukung pondasi tiang pancang, baik daya dukung aksial maupun daya dukung lateral dengan metode statis dan melalui uji SPT dan uji Sondir.
Penelitian ini menggunakan rekayasa teknik yang meliputi studi literatur, pengumpulan data, perhitungan serta analisis perhitungan. Kebutuhan yang diperlukan dalam penelitian ini adalah: data perencanaan pondasi, berupa data pengujian tanah dan data beban struktur, serta data material pondasi. Metode yang digunakan dalam analisis daya dukung aksial adalah Metode Tomlinson, Metode Betha, Metode Aoki De Alencar, dan Metode Meyerhof. Sedangkan pada daya dukung lateral menggunakan metode Broms dan software Lpile
Hasil penelitian ini menunjukan dalam Analisa Daya Dukung Pondasi Tiang Kelompok dengan Metode Statis pada Proyek Pembangunan Gedung Fasilitas Pendukung Pendidikan Universitas Negeri Jakarta terdapat perbedaan nilai jumlah kebutuhan pondasi baik dari daya dukung aksial maupun lateral. Pada daya dukung aksial metode yang menghasilkan jumlah pondasi terkecil ingga terbesar adalah Metode Tomlinson, Metode Meyerhof, Metode Aoki De Alencar, dan Metode Betha dengan nilai selisih dengan metode perencana (Tomlinson) secara berturut-turut sebesar0%, 14,28 %, 100 %, dan 271,42 %. Pada daya dukung lateral, perhitungan dengan Metode Broms menghasilkan perbedaan sebesar 78,07 % dibandingkan dengan perencana yang menggunakan Software Lpile.
Kata Kunci: Daya Dukung Pondasi, Daya Dukung Lateral, Penurunan Pondasi.
Bibliografi : lembar 45-46
Tidak tersedia versi lain