Text
Perbandingan kemampuan pemahaman teori dasar mesin bubut siswa yang belajar dengan menggunakan metode scaffolding dan metode ceramah (studi quasi eksperimen di SMKN 5 Jakarta)
ABSTRAK
RAHMAD BAGUS S, Perbandingan Kemampuan Pemahaman Teori Dasar Mesin Bubut Siswa Yang Belajar Dengan Menggunakan Metode Scaffolding Dan Metode Ceramah. Skripsi. Jakarta: Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, Universitas Negeri Jakarta, 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pembelajaran yang sesuai dan efektif dalam mengembangkan kemampuan pemahaman teori dasar mesin bubut khususnya siswa kelas XI SMK Negeri 5 Jakarta semester genap tahun ajaran 2015/2016 dengan pokok bahasan parameter pemotongan mesin bubut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi experiment (eksperimen semu). Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Dengan teknik tersebut dipilih dua kelas yang diajar oleh guru yang sama untuk dijadikan sampel penelitian. Kedua kelas yang dipilih berasal dari populasi yang berdistribusi normal, memiliki varians yang homogen, dan mempunyai kesamaan rata-rata. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman teori dasar mesin bubut pada pokok bahasan parameter pemotongan mesin bubut sebanyak 5 soal uraian. Sebelum digunakan, instrumen tersebut telah melalui uji validitas isi, validitas konstruk, dan validitas empirik. Perhitungan reliabilitas dilakukan dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach dan diperoleh koefisien reliabilitas sebesar 0,7830 yang termasuk dalam kategori tinggi.
Berdasarkan perhitungan data hasil penelitian, kedua kelas, baik kelas yang diberikan pembelajaran menggunakan metode ceramah maupun yang diberikan pembelajaran menggunakan metode Scaffolding, masing-masing berdistribusi normal dan memiliki varians yang sama. Oleh karena itu, pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan statistik uji-
Tidak tersedia versi lain