Text
Peran guru dalam pembentukan akhlakul karimah siswa : studi kasus di SMAN 12 Jakarta Timur
ABSTRAK
Ira Tri Sukma, Peran Guru Dalam Pembentukan Akhlakul Karimah Siswa (Studi Kasus di SMAN 12 Jakarta Timur) Skripsi. Jakarta: Jurusan Ilmu Agama Islam, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, Tahun 2016.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena krisis akhlak remaja saat ini yang mulai tergerus termakan oleh perkembangan zaman modern. Kurangnya peran yang diberikan guru menjadikan salah satu faktor atas menurunnya kualitas akhlak pelajar saat ini, terutama yang terjadi di kota-kota besar. SMAN 12 Jakarta Timur terletak di tengah kota jakarta timur dalam eksistensinya sekolah ini termasuk kedalam kategori memiliki siswa-siswa yang berkhlak karimah yang didasari pada pengamatan dan wawancara awal peneliti disana, yang disertai dengan adanya peran-peram guru disekolah dalam membentuk akhlask siswa tersebut, sehingga mampu mempertahankan kualitas akhlak karimah peserta didik.
Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui peran yang guru berikan dalam membentuk akhlak karimah siswa di SMAN 12 Jakarta Timur. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam gambaran sesuai data yang diperoleh untuk mengetahui peran guru dalam pembentukan akhlak siswa. Landasan teori yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini meliputi, definisi guru, karakter guru, kepribadian guru, peran guru, definisi akhlak, macam-macam akhlak, macam-macam akhlakul karimah, kriteria akhlak baik, faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan akhlak metode penanaman akhlak. Penelitian ini dilakukan kepada 10 guru dan 20 siswa kelas 11. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, angket dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru SMAN 12 Jakarta Timur yang mendominasi adalah peran guru sebagai teladan. Peran sebagai teladan memegang fungsi sentral dalam membentuk akhlak siswa, peran teladan yang guru berikan di sekolah ini meliputi berbagai macam aspek di sekolah, dalam kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan giat dan teratur, yang membentuk siswa SMAN 12 Jakarta Timur aktif dan giat belajar, penerapan 5S(sapa, salam, senyum, sopan dan santun) oleh guru-guru, menghasilkan siswa SMAN 12 Jakarta Timur yang ramah, sopan dan santun terhadap orang lain, sikap kedisiplinan guru dalam ketepatan waktu ke sekolah membuat siswa SMAN 12 Jakarta Timur cenderung datang dengan tepat waktu.
Kata kunci : Bentuk-bentuk peran guru, Proses peran guru, Akhlakul karimah.
Bibliografi : lembar 92-94
| SS00009808 | SK 9808 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.04.2016.005) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain