Text
Perbandingan recovery active dan recovery passive terhadap penurunan asam laktat pada mahasiswa program studi ilmu keolahragaan angkatan 2014 Universitas Negeri Jakarta
Ringkasan
PERBANDINGAN RECOVERY ACTIVE DAN RECOVERY PASSIVE TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM LAKTAT DALAM DARAH PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KEOLAHRAGAAN ANGKATAN 2014 UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar perbandingan antara recovery active dan recovery passive terhadap penurunan kadar asam laktat pada mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan angkatan 2014 Universitas Negeri Jakarta.
Penelitian ini dilaksanakan di Gelanggang Olahraga Rawamangun Jakarta Timur dari tanggal 17 mei – 20 mei 2016. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen “Two Group Pre-test and Post-test Design”. Dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling, sampel yang berjumlah 20 orang dari jumlah populasi 68 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t-independen.
Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik statistic dengan uji-t pada taraf signifikan α = 0,05 teknik analisis data yang digunakan adalah analisa uji-t mulai dari menghitung t-hitung untuk dibandingkan dengan nilai t-tabel pada taraf signifikan 5%. Data tes akhir kerja recovery active dan recovery passive diperoleh standar perbedaan antara dua mean (SEmxmy)= 0,187 nilai tersebut menjadi t-hitung diperoleh = 3,690. Kemudian hasil perhitungan tersebut diujikan dengan tabel pada derajat kebebasan (dk) = (N1+N2) – 2 = (10+10) – 2 dan taraf kepercayaan 0,05 diperoleh nilai kritis t-tabel 2,101 (t-hitung = 3,690 > t-tabel = 2,101).
Kesimpulan akhir yang diperoleh melalui penelitian ini adalah kelompok recovery active mendapat pengaruh lebih besar terhadap penurunan kadar asam laktat dibandingkan dengan kelompok recovery passive setelah melakukan recovery selama 20 menit.
Kata Kunci : Recovery Active, Recovery Passive, Asam Laktat
Bibliografi : lembar 45-46
Tidak tersedia versi lain