Text
Pergeseran ruang sosial di kampung Suburban : studi di kampung Cibogo Wetan RT.05 RW.03 Kabupaten Tangerang
ABSTRAK
Riyan Hartanto Pergeseran Ruang-Ruang Sosial di Kampung Suburban ( Studi di Kampung Cibogo Wetan RT.05 RW.03). Skripsi, Jakarta: Program Studi Pendidikan Sosiologi, Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, 2016.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pergeseran ruang-ruang sosial yang ada di Kampung Cibogo Wetan yang terletak di Kecamatan Kelapa dua, Kabupaten Tangerang, khususnya di RT 03. Kampung Cibogo Wetan memiliki jumlah lahan yang terbatas akibat pembangunan sektor ekonomi kampung, sehingga menggeser ruang-ruang sosial masyarakat asli kampung. Suburbanisasi yang telah terjadi di kampung tidak luput dari semakin terintegrasinya wilayah pinggiran dengan kota utama secara sosial dan ekonomi. Suburbanisasi berakibat pada transformasi sosial ekonomi masyarakat suburban, sehingga karakteristik wilayah berubah dari rural menjadi urban.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Informan dalam penelitian ini terdiri dari empat orang informan kunci, yaitu kepala rukun tetangga, tokoh masyarakat, dan masyarakat asli kampung. Informasi kunci ini terkait dalam validasi data dan untuk menguji keabsahan informasi yang didapat penulis, dan enam orang informan pendukung dan untuk trianggulasi data terdapat dua orang yaitu ketua RW 05 dan warga setempat yang bermukim di RT 03 yang memahahi keadaan kondisi kampung.
Hasil penelitian menemukan bahwa, Proses perkembangan kota menyebabkan terjadi beberapa perubahan pada kehidupan masyarakatnya. Perubahan tersebut diantaranya meliputi peningkatan jumlah penduduk, pola penggunaan lahan dan kepemilikan lahan dan kondisi sosial ekonomi masyarakat setempat. Perubahan pola pemilikan lahan ditandai dengan meningkatnya pemilikan tanah oleh penduduk pendatang yang menggeser dominasi pemilikan tanah oleh penduduk asli. Perubahan tata guna lahan dari lahan non produktif menjadi lahan produktif, yakni untuk kawasan perumahan. Berkembangnya sektor non formal terutama di bidang perdagangan dan jasa. Perubahan dalam hubungan sosial yang ditandai oleh penurunan intensitas dan frekuensi hubungan antar sesama penduduk hingga perubahan orientasi masyarakat terhadap pentingnya pendidikan
Kata Kunci: Ruang Sosial, Suburban, Warga Asli
Bibliografi : lembar 114-115
Tidak tersedia versi lain