Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta

Katalog (Tugas Akhir/Skripsi/Tesis/Disertasi)

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Penanggulangan anak putus sekolah melalui pendidikan nonformal paket B berbasis pesantren di Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor

Nugroho, Hariyo Dwi - Nama Orang;

ABSTRAK
Hariyo Dwi Nugroho. Penanggulangan Anak Putus Sekolah Melalui Pendidikan Nonformal Paket B Berbasis Pesantren di Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor. Skripsi Jakarta: Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta, 2016.
Penelitian ini bertujuan untuk menanggulangi anak putus sekolah melalui pendidikan nonformal paket B berbasis pesantren di Kecamatan Sukajaya. Penelitian ini dilakukan pada bulan November sampai Desember 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan survei untuk mendeskripsikan faktor utama penyebab lulusan sekolah dasar tidak melanjutkan ke jenjang berikutnya, bagaimana jarak antara SD Negeri dan SMP Negeri yang terdapat di Kecamatan Sukajaya serta program paket B berbasis pesantren untuk menanggulangi anak putus sekolah tersebut. Populasi dalam penelitian ini adalah lulusan sekolah dasar tahun ajaran 2014/2015 yang tidak melanjutkan di Kecamatan Sukajaya yaitu 147 orang dengan jumlah sampel 55 orang, satuan petugas pendidikan 1 orang, kepala sekolah 1 orang dan lulusan yang tidak melanjutkan 1 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner, wawancara dan pengamatan lapangan. Teknik analisis penelitian ini menggunakan analisis deskriptif berdasarkan 3 faktor penyebab putus sekolah yaitu faktor ekonomi, sosial dan geografi, serta mengevaluasi lokasi SMP berdasarkan standar pelayanan minimal. Triangulasi sumber juga dilakukan untuk membandingkan hasil kuisioner dan wawancara agar mendapatkan deskripsi yang lebih jelas. Serta bagaimana penyelenggaraan pendidikan nonformal paket B berbasis pesantren sebagai solusi alternatif bagi anak putus sekolah.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penanggulangan anak putus sekolah berdasarkan kondisi penyebabnya adalah dengan melalui pendidikan nonformal paket B berbasis pesantren. Sedangkan upaya yang dilakukan pemerintah kecamatan bekerjasama dengan dinas pendidikan sudah cukup baik, diantaranya tersedia SMP kelas jauh, SMP satu atap, program paket B dan program bantuan siswa miskin. Adapun faktor ekonomi dan jarak secara signifikan tidak menjadi hambatan. Dengan menganilisis jarak antara sekolah dasar dan SMP Negeri melalui Sistem Informasi Geografi dapat diketahui bahwa 7 dari 8 sekolah dasar yang didalamnya terdapat lulusan putus sekolah, berada dalam jangkauan jarak yang memenuhi standar pelayanan minimal dengan SMP Negeri berdasarkan peraturan pemerintah. Maka, sebagai solusi terhadap hambatan jarak sekolah, lembaga nonformal seperti pesantren perlu didorong agar menyelenggarakan pendidikan nonformal paket B bagi anak putus sekolah sebagai alternatif solusi penuntasan pendidikan dasar.
Kata Kunci: putus sekolah, pendidikan nonformal, paket B, standar pelayanan minimal

Bibliografi : lembar 76-77


Ketersediaan
#
UPT Perpustakaan UNJ (CD.04.2016.002) SK 9922
SS00009922
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK 9922
Penerbit
Jakarta : Program Studi Geografi FIS UNJ., 2016
Deskripsi Fisik
xiii, 77 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Anak Putus Sekolah
Pendidikan Nonformal
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Hariyo Dwi Nugroho
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sejarah awal perpustakaan berasal dari perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia (FKIP UI). Pada tahun 1999 sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.93/1999, IKIP Jakarta berubah statusnya menjadi Universitas Negeri Jakarta. Maka Perpustakaan IKIP Jakarta mengubah nama pula menjadi Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?