Text
Pengaruh kepemimpinan situasional terhadap disiplin kerja karyawan : studi kasus Sekretariat Direktorat Jenderal Rehabilatsi Sosial Kementerian Sosial
ABSTRAK
Siti Chairun Nisa. Pengaruh Kepemimpinan Situasional Terhadap Disiplin Kerja
Karyawan Di Sekretariat Direktorat Rehabilitasi Sosial, Kementerian Sosial. Jakarta
Pusat. Skripsi. Jakarta: Program Studi Sosiologi Pembangunan, Jurusan Sosiologi,
Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, 2016.
Penelitian ini bertolak dari fakta empiris yang menyebutkan bahwa baik dan
buruknya faktor kepemimpinan situasional akan berpengaruh terhadap disiplin kerja
karyawan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari
kepemimpinan situasional terhadap disiplin kerja karyawan di Sekretariat Direktorat
Jenderal Rehabilitasi Sosial, Kementerian Sosial. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan metode survey sampling. penelitian ini merupakan
penelitian cross sectional karena hanya meneliti satu bagian dari suatu populasi dalam
satu waktu tertentu selain itu juga penelitian ini hanya berlangsung selama sekitar 30
hari yang dimulai dari Desember – Januari 2016. Dalam penelitian ini, teknik
pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan angket/kuesioner yang
berisi daftar pertanyaan bersifat tertutup yang setiap pertanyaan disediakan alternatife
jawaban dalam skala likert, dan dilakukan juga observasi secara langsung ke tempat
penelitian untuk melengkapi data.
Hasil penelitian berdasarkan analisis data dapat diketahui bahwa terdapat
pengaruh yang positif dari kepemimpinan situasional terhadap disiplin kerja
karyawan pada Sekretariat Dirjen Rehabilitasi Sosial, Kementerian sosial. Hal ini
didukung oleh Koefisien korelasi variabel kepemimpinan situasional dengan variabel
disiplin kerja karyawan sebesar 0,789 yang menunjukan bahwa terdapat pengaruh
dari kepemimpinan situasional terhadap disiplin kerja yang kuat dan searah,
Koefisien Determinasi ( R² ) sebesar 0,623 sehingga dapat diketahui bahwa disiplin
kerja karyawan dapat ditentukan oleh kepemimpinan situasional sebesar 62,3 %
sedangkan sisanya ( 100 – 62,3) 37,7 % ditentukan oleh faktor lain selain
kepemimpinan situasional dan Hasil uji signifikansi koefisien korelasi dapat
dikatakan signifikan jika thitung > ttabel. Pada penelitian ini diperoleh nilai thitung
sebesar 6,796. Nilai ttabel pada penelitian ini adalah 0,463. Nilai thitung = 6.796 >
ttabel = 0.463 dengan tingkat signifikansi (0.01). Hal ini menunjukkan bahwa
pengaruh variabel kepemimpinan situasional terhadap disiplin kerja sangat signifikan
karena nilai thitung jauh lebih besar dibandingkan ttabel.
Kata Kunci: Kepemimpinan Situasional, Disiplin Kerja,
Bibliografi : lembar 102-103
| SS00010051 | SK 10051 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.04.2016.002) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain