Text
Telaah hadis khilafah kenabian dalam riwayat musnad Ahmad Bin Hambal
ABSTRAK
Akhiat Ferdianto, Telaah Hadis Khilafah. Prodi Ilmu Agama Islam,
Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, Juni 2016.
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan hasil mengenai derajat sebuah
hadis berdasarakan data yang disajikan, untuk mendapatkan hasil yang tepat,
shahih, valid terhadap hadis khilafah dalam hadis-hadis nabi Muhammad SAW
sebagai sumber hukum islam bersama dengan Al-Quran, dan untuk mengetahui
konsep dan praktik negara khilafah.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitis. Penelitian deskriptif
analitis adalah penelitian yang tidak hanya menggambarkan, memaparkan, dan
melaporkan sebuah obyek dengan menarik kesimpulan. Namun, secara umum
melakukan penyelidikan untuk menemukan kesalahan dan kekeliruan dalam
menganalisis sebuah persoalan yang sedang dihadapi, yaitu berkenaan dengan
hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tentang khilafah.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori penelitian takhrij,
penelitian sanad, penelitian matan dan menggunakan ilmu Rijalul hadits,
tahamul wal ada’al-Hadits serta Jahr wa’ ta’dil sebagai penilaian sanad.
kemudian teori salahudin al-adlabi dalam penelitian matan.
Hasil penelitian ini menunjukan; Pertama dilihat dari jumlah perawi yang
meriwayatkan merupakan hadis ahad. Ditinjau dari kualitas sanad hadis ini
merupakan hadis dha’if. Kedua, matan hadis berkualitas shahih karena tidak
ditemukan bukti yang kuat terhadap syuzuz dan illat pada matan. Ketiga, konsep
dan praktik negara khilafah merupakan bentuk yang dinamis. Para ulama pun
berbeda pendapat mengenai konsep khilafah pada zaman klasik, pertengahan
dan modern. tidak ada konsep tunggal pada tataran konsep maupun praktik.
sejak periode Rasulullah wafat umat islam menjalani bentuk khilafah yang
berbeda-beda sesuai kondisi pada saat itu hingga sekarang.
Kata Kunci: Hadis Khilafah Kenabian
Bibliografi : lembar 104-107
Tidak tersedia versi lain