Text
Rancang bangun antene mikrostrip rectangular pada frekuensi 2.4 Ghz dengan metode DGS (defected grund stucture) untuk aplikasi radio control pada quadcopter
ABSTRAK
Anggun Palawati Palupi, Rancang Bangun Antena Mikrostrip Rectangular Pada
Frekuensi 2.4 GHz Dengan Metode DGS (Defected Ground Structure) Untuk
Aplikasi Radio Control Pada Quadcopter. Skripsi. Jakarta, Program Studi
Pendidikan Teknik Elektronika Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik
Universitas Negeri Jakarta, 2016.
Perkembangan teknologi nirkabel menggantikan teknologi kabel, salah
satunya contohnya adalah gelombang radio. Radio Control (RC) adalah suatu
sistem pengendalian dengan menggunakan gelombang radio. Nilai gain
mempengaruhi jarak pancaran sinyal pada kinerja antena. Antena pemancar Radio
Control dapat di perbaharui, untuk memiliki nilai gain sesuai kebutuhan. Dengan
menggunakan antena pengganti yakni antena dipole wireless 2,4 GHz atau antena
½ panjang gelombang. Permasalahannya penggunaan antena ½ panjang
gelombang tidak praktis karna ukurannya yang terlalu panjang. Antena mikrostrip
menjadi alternatif karena struktur yang ringan dan dimensi yang kecil, namun
kelemahannya terdapat gelombang permukaan (surface wave).
Solusi untuk mengatasi masalah dari gelombang permukaan (surface
wave) salah satunya adalah teknik DGS (Defected Ground Structure), dimana
untuk merubah karakteristik dari gelombang dengan cara menghilangkan sebagian
bidang ground plane dengan membuat satu atau dua buah slot pada bidang
ground. DGS lebih sederhana karena tidak membutuhkan struktur yang periodik.
Hal ini akan mempermudah pabrikasi.
Penelitian bertujuan untuk merancang, membuat, menguji dan
mengimplementasikan antena mikrostrip rectangular dengan metode DGS
(Defected Ground Structure) pada frekuensi 2,4 GHz untuk aplikasi Radio
Control pada Quadcopter yang bekerja pada frekuensi 2400 – 2483,5 MHz
dengan kriteria uji yaitu, frekuensi tengah 2,44 GHz, VSWR ≤ 1.5,
return loss ≤ -10 dB dan bandwidth ≥ 83,5 MHz.
Setelah dirancang, dari hasil simulasi menggunakan software simulasi
didapatkan bandwidth sebesar 107,2 MHz untuk return loss -50.88 dB dan VSWR
sebesar 1.005. Gain capaian pada simulasi didapatkan sebesar 4,030 dBi pada
frekuensi resonansi 2,44 GHz. Pada hasil pengukuran didapatkan bandwidth
sebesar 101 MHz untuk return loss -64,63 dB pada frekuensi resonansi 2,44 GHz
dan VSWR sebesar 1.00. Dalam implementasi, antena dapat bekerja untuk
aplikasi Radio Control pada Quadcopter.
Kata kunci : Antena Mikrostrip, DGS (Defected Ground Structure), Radio
Control, Quadcopter, CST Microwave Studio 2014
Bibliografi : lembar 91
| SS00010491 | SK 10491 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.05.2016.009) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain