Text
Kontribusi rohis dalam pembentukan identitas diri remaja muslim : studi kasus di SMAN 26 Jakarta
ABSTRAK
Rizki Kristianingrum, Kontribusi ROHIS dalam Pembentukan Identitas Diri Remaja Muslim (Study Kasus di SMAN 26 Jakarta), Skripsi. Jakarta, Jurusan Imu Agama Islam, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, Juni 2016.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan dan menganalisis kontribusi Rohis dalam pembentukan identitas diri remaja muslim. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode penelitian lapangan (field research). Data-data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, angket, study pustaka, dan analisa dokumentasi. Penelitian ini di lakukan di SMAN 26 Tebet Jakarta Selatan, dengan jumlah responden 10% dari jumlah anggota Rohis, yaitu 10 orang dan 2 orang pembina Rohis. Di lakukan wawancara mendalam kepada responden mengenai Rohis dan dampak dari kegiatan pembinaannya bagi anggota Rohis.
Penelitian ini menunjukkan bahwa adanya kontribusi/ sumbangsih dari Rohis dalam membantu sekolah untuk mewujudkan visi dan misi SMAN 26 Jakarta yaitu unggul dalam prestasi dan berakhlaq mulia, dan meningkatkan keimanan, dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Tidak hanya membantu sekolah dalam rangka mewujudkan visi & misi nya. Akan tetapi membantu sekolah juga dalam rangka pencapaian tujuan pembelajaran PAI dalam ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Karena di dalam kegiatan-kegiatan Rohis terdapat ketiga ranah tersebut. Seperti, pendalaman materi agama Islam, pelaksanan ibadah seperti shalat dan baca Qur’an, di bina untuk menjadi muslim berakhlak terpuji, serta siswa di ajarkan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan keIslaman, seperti menjadi panitia Idul Adha. Selanjutnya adanya Rohis di lingkup sekolah juga membantu program-program kerja sekolah dalam bidang keagamaan, yaitu penyelenggaraan peringatan hari besar Islam (PHBI), seperti Isra mi’raj, maulid, penyelengaraan pesantren kilat pada bulan Ramadhan,dan penyelenggaraan kegiatan Idul Adha.
Rohis juga mempunyai kontribusi pada pembentukan identitas diri remaja muslim dilihat dari hasil peneliitian yang dilakukan dengan metode wawancara dan observasi langsung kepada pembina Rohis dan 10 responden anggota Rohis, bahwa menunjukkan perubahan yang di alami oleh responden setelah mengikuti kegiatan pembinaan dan dauroh Tarqiyah di Rohis dengan 6 responden merasa berubah dengan mengikuti kegiatan-kegiatan Rohis, sedangkan 4 responden merasa cukup berubah dari sebelum ikut Rohis sampai pada mengikuti kegiatan-kegiatan Rohis. Perubahan tersebut meliputi ibadah, akhlak serta prestasi akademik maupun non akademik.
Kata kunci : Rohis, Identitas Diri Muslim, Remaja.
Bibliografi : lembar 75
Tidak tersedia versi lain