Text
Analisis perbedaan kinerja reksa dana saham berdasarkan metode sharpe, treynor, dan jensen pada periode 2010-2014
ABSTRAK
HARY SUDARSONO. Analisis Komparasi Kinerja Reksa Dana Saham Di
Indonesia Dengan Menggunakan Metode Sharpe, Treynor, dan Jensen Pada Periode 2010-2014. Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta. 2016.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kinerja reksa dana saham di Indonesia dengan menggunakan metode Sharpe RVAR, Treynor RVOL, dan Jensen Alpha. Selain itu juga untuk mengetahui bagaimana tingkat risiko berpengaruh terhadap tingkat pengembalian reksa dana, nilai beta reksa dana pada periode 2010 sampai 2014 serta bagaimana reksa dana saham berkinerja terhadap IHSG sebagai benchmarknya. Data yang digunakan adalah Nilai Aktiva Bersih. (NAB) 35 reksa dana yang beroperasi pada periode 2010 sampai 2014, SBI
sebagai risk free, dan IHSG risk market. Analisis yang digunakan menggunakan Kruskall-Wallis. Hasilnya menunjukan tingkat risiko berpengaruh secara positif terhadap pengembalian reksa dana saham pada periode 2010 sampai 2014, selain itu mayoritas reksa dana yang beroperasi pada periode 2010 sampai 2014 memiliki
kinerja dibawah benchmarknya yaitu IHSG dan dari dari semua reksa dana tersebut tidak ada satupun reksa dana yang memiliki kinerja lebih baik dari IHSG jika dilihat menggunakan masing masing metode, dan pada pengujian Kruskall-Wallis bahwa tidak menghasilkan perbedaan yang signifikan atas hasil kinerja portofolio reksa dana dalam suatu periode,atau dapat dikatakan sama.
Kata kunci: kinerja reksa dana saham, sharpe, treynor, jensen, IHSG, risiko,pengembalian
Bibliografi : lembar 81-83
| SS00010514 | SK 10514 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.08.2016.007) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain