Text
Pengaruh penguatan guru terhadap motivasi belajar siswa kelas X SMK Mandiri Bojong Gede Bogor
ABSTRAK
ANNISA EKA SEPTIANI. Pengaruh Penguatan Guru Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas X SMK MANDIRI Bojong Gede Bogor. Program Studi Pendidikan Ekonomi, Konsentrasi Pendidikan Akuntansi, Jurusan Ekonomi dan Administrasi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Jakarta, 2016.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara penguatan guru terhadap motivasi belajar siswa kelas X SMK MANDIRI Bojong Gede Bogor berdasarkan data dan fakta yang valid serta dapat dipercaya.
Penelitian dilakukan di SMK MANDIRI Bojong Gede Bogor. Metode yang digunakan adalah metode survey. Populasi terjangkau dalam penelitian ini adalah siswa kelas X yang terdiri dari program keahlian akuntansi dan administrasi perkantoran yang berjumlah 140 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 100 siswa. Untuk menjaring data dari kedua variabel digunakan instrument penelitian berbentuk skala likert untuk penguatan guru (Variabel X) dan motivasi belajar (Variabel Y)
Persamaan regresi dalam penelitian ini adalah Ŷ = 73,78 + 0,33 X. Dari persamaan tersebut dilakukan uji persyaratan liliefors didapat Lhitung < Ltabel (0,0605 < 0,0886). Hal itu berarti data berdistribusi normal. Pada uji kelinieran regresi didapat (Fhitung) 1,42 < (Ftabel) 1,61 yang dapat disimpulkan bahwa model regresi berbentuk linier. Sedangkan untuk uji keberartian didapat (Fhitung) 25,46 > (Ftabel) 3,94 yang menandakan persamaan regresi berarti. Hasil uji koefisien korelasi dengan menggunakan product moment dari Pearson diperoleh nilai rxy 0,4541. Hal ini berarti terdapat hubungan yang positif antara penguatan guru dengan motivasi belajar siswa kelas X SMK MANDIRI Bojong Gede Bogor. Dari perhitungan Uji-t didapat thitung = 5,046 > ttabel = 1,984 yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara variabel X yaitu penguatan guru dengan variabel Y yaitu motivasi belajar. Dari hasil perhitungan diperoleh koefisien determinasi 20,62% sehingga dapat dikatakan bahwa variabel Y motivasi berprestasi ditentukan oleh variabel X self-efficacy sebesar 20,62%.
Kata kunci: Penguatan Guru, Motivasi Belajar
Bibliografi : lembar 96-98
Tidak tersedia versi lain