Text
Pengaruh keterbukaan diri terhadap kepuasan pernikahan pada ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus
PENGARUH KETERBUKAAN DIRI TERHADAP KEPUASAN PERNIKAHAN PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (2016) NUCIFERA GUSTI NUR ISLAMI
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh keterbukaan diri terhadap kepuasan pernikahan pada ibu yang memiliki anak bekebutuhan khusus, Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah wanita berstatus menikah dan memiliki anak kandung berkebutuhan khusus dengan jumlah responden 37 orang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ex-post facto dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan 2 buah skala yaitu skala kepuasan pernikahan dan keterbukaan diri yang dikonstruk sendiri oleh peneliti berdasarkan teori Fowers & Olson untuk skala kepuasan pernikahan serta Judy Pearson untuk skala keterbukaan diri. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi satu prediktor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa F hitung = 4,564 < F Tabel = 4,11; p= 0,04 < α = 0,05 artinya terdapat pengaruh signifikan keterbukaan diri terhadap kepuasan pernikahan pada pasangan ibu yang memiliki anak berkebtuhan khusus. Pengaruh yang di hasilkan bersifat positif, yang artinya semakin tinggi keterbukaan diri ibu maka semakin tinggi juga kepuasan pernikahannya. Besar pengaruh yang di hasilkan keterbukaan diri terhadap kepuasan pernikahan adalah 0,090 (9%).
Kata kunci: Keterbukaan diri, kepuasan pernikahan
Bibliografi : lembar 80-82
| SS00011169 | SK 11169 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.01.2016.005) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain