Text
Pengembangan pedagogical content knowledge (PCK) calon guru kimia menggunakan content representation (core) framework dan pedagogical and professional experience repertoires (Pap-eRs) pada pembelajaran termokimia
PENGEMBANGAN PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (PCK) CALON GURU KIMIA MENGGUNAKAN CONTENT REPRESENTATION (CoRe) FRAMEWORK DAN PEDAGOGICAL AND PROFESSIONAL EXPERIENCE REPERTOIRES (PaP-eRs) PADA PEMBELAJARAN TERMOKIMIA
Retno Ayu Puspita1, Dr. Maria Paristiowati, M.Si.2, Dra. Tritiyatma Hadinugrahaningsih, M.Si.
1Mahasiswa Pendidikan Kimia, FMIPA, Universitas Negeri Jakarta
2Dosen Pembimbing Penelitian, FMIPA, Universitas Negeri Jakarta
Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta, Jl. Pemuda No 10, Rawamangun 13220, Jakarta, Indonesia
Corresponding author: rapuspita49@gmail.com (Retno Ayu Puspita)
Abstrak
Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan Pedagogical Content Knowledge (PCK) Calon Guru Kimia menggunakan Content Representation (CoRe) Framework yang berisi 8 pertanyaan yang di dalamnya berisi pembahasan mengenai ide-ide pokok/topik yang telah ditentukan oleh guru dalam suatu materi dan PaPeRs (Pedagogical and Professional experience Repertoires) yang berisi narasi mengenai bagaimana situasi pembelajaran, di mana konten dijelaskan oleh guru, dan didasarkan pada pengamatan atau komentar yang dibuat selama wawancara pada saat mengembangkan CoRe pada Pembelajaran Kimia khususnya pada materi Termokimia. Pedagogical Content Knowledge adalah gabungan antara pengetahuan yang dimiliki oleh guru pada materi pembelajaran serta pengetahuan untuk mengajarkan suatu materi sehingga siswa lebih mudah memahami materi yang diajarkan. Pengembangan PCK calon guru dapat dilihat melalui CoRe dan PaP-eRs saat melaksanakan pembelajaran Termokimia. Penelitian ini melibatkan dua orang guru berpengalaman yang sudah mengajar lebih dari 10 tahun. Penelitian ini dilakukan di SMAN 78 Jakarta pada Januari sampai Juni 2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Interpretive dengan paradigma penelitian Interpretivism Paradigm dimana peneliti juga bertindak sebagai subjek penelitian sehingga peneliti terlibat aktif secara langsung. Data-data penelitian seperti hasil wawancara dengan guru kimia berpengalaman, reflektif jurnal, catatan observer, wawancara siswa, dan rubrik penilaian PCK digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan PCK calon guru kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa calon guru dapat mengembangkan PCK melalui wawancara, hasil diskusi, hasil observasi, serta penulisan reflektif jurnal setelah pembelajaran dengan berkolaborasi bersama guru kimia berpengalaman.
Kata Kunci: Content Representation (CoRe) Framework, Pedagogical Concent Knowledge (PCK), Pedagogical and Professional-experience Repertoires (PaP-eRs), Metode Interpretive, Termokimia Bibliografi : lembar 106-108
| SS00011214 | SK 11214 | UPT Perpustakaan UNJ | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain