Text
Pengaruh interaksi teman sebaya terhadap rasa percaya diri anak usia 7-8 tahun : studi expost facto di SDS Budi Harapan kelurahan Cipinang Melayu kecamatan Makasar Jakarta Timur
PENGARUH INTERAKSI TEMAN SEBAYA TERHADAP RASA PERCAYA
DIRI ANAK USIA 7 – 8 TAHUN
(Studi ExPost Facto di Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar,
Jakarta Timur)
(2016)
Citra Dewi
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data empiris mengenai pengaruh
tingkat interaksi teman sebaya terhadap rasa percaya diri anak usia 7 – 8
tahun di Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.
Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 70 anak yang dibagi dalam dua
kelompok berdasarkan tingkat interaksi teman sebaya tinggi dan tingkat
interaksi teman sebaya rendah. Pengambilan sampel dilakukan dengan
meng-cluster sekolah dasar di Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan
Makasar, Jakarta Timur, kemudian sampel diambil dengan menggunakan
teknik simple random sampling. Metode yang digunakan adalah ExPost
Facto, dengan membandingkan dua kelompok variabel bebas yang berbeda
dengan pengaruhnya terhadap suatu variabel terikat. Pengumpulan data
dilakukan dengan menyebar kuesioner dan dianalisis menggunakan uji – t.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasa percaya diri anak yang memiliki
tingkat interaksi teman sebaya tinggi lebih tinggi dari rasa percaya diri anak
anak yang memiliki tingkat interaksi teman sebaya rendah. Hasil tersebut
menunjukkan bahwa interaksi dengan teman sebaya dapat dijadikan salah
satu upaya dalam membentuk rasa percaya diri anak usia 7 – 8 tahun. Oleh
sebab itu orangtua dan guru perlu mengetahui kemampuan dan kebutuhan
anak, sehingga dapat mengembangkan pembelajaran yang bervariasi untuk
dapat mengembangkan rasa percaya diri anak.
Kata kunci : Interaksi. Interaksi Teman Sebaya. Interaksi Teman Sebaya
Tinggi. Interaksi Teman Sebaya Rendah. Rasa Percaya Diri. Anak Usia 7 – 8
Tahun.
Bibliografi : lembar 94-97
Tidak tersedia versi lain