Text
Gurandil
ABSTRAK
Astri Pebrianti. 2016. Gurandil Karya Inovatif, Program Studi Sendratasik
Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta.
Karya tari Gurandil terinspirasi dari salah satu pekerjaan masyarakat yang
berada di Gunung Pongkor memilih sebagai pekerja tambang liar yang memiliki
resiko sehingga dalam pekerjaannya dibutuhkan perjuangan.
Tujuan dari karya tari ini adalah memberikan wawasan mengenai suatu
pekerjaan yang memiliki banyak resiko namun dilakukan dengan sungguhsungguh
sebagai mata pencaharian utama penduduk di daerah Gunung Pongkor
sebagai pekerja tambang liar serta memberikan pengetahuan terhadap sumber
daya alam yang telah dieskploitasi oleh penambang rakyat.
Penggarapan karya tari ini, menggunakan metode proses penciptaan tari
menurut Alma M. Hawkins (Bergerak Menururt Kata Hati) yaitu
mengungkapkan, melihat, merasakan, mengkhayalkan, mengejewantahkan,
pembentukan. Kemudian, hal tersebut dituangkan ke dalam gerak tari yang
memiliki makna representasional simbolik. Pendalaman ide dilakukan melalui
proses penelitian kualitatif. Data-data diperoleh berupa wawancara, pengamatan,
studi pustaka, dokumentasi hasil pengamatan. Data tersebut menjadi valid dengan
cara menggabungkan data satu dengan yang lainnya, data terebut kemdudian
menjadi ide pencarian gerak dalam karya tari ini.
Karya tari ini dapat menjadi sarana atau media informasi dalam
menyampaikan permasalahan sosial mengenai sutau pekerjaan yang memiliki
resiko besar namun dilakukan dengan sungguh-sungguh yang pada akhirnya
mereka kehilangan semuanya.
Kata Kunci: Gurandil, Tari Kontemporer, Metode Alma M Hawkins
Bibliografi : lembar 100-101
| SS00011463 | SK 11463 | UPT Perpustakaan UNJ | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain