Text
Analisis kebutuhan tenaga olahraga rekreasi di lokawisata Baturraden Kabupaten Banyumas Jawa Tengah
RINGKASAN
GITA RAMADHAN. Analisis Kebutuhan Tenaga Olahraga Rekreasi Di
Lokawisata Baturraden Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Skripsi:
Ilmu Keolahragaan Konsentrasi Olahraga Rekreasi Fakultas Ilmu
Keolahragaan, Universitas Negeri Jakarta, Juni, 2016
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi tenaga olahraga
rekreasi di Lokawisata Baturraden Tahun 2016 dalam rangka mencapai tujuantujuan
yang telah ditetapkan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk
mendapatkan berbagai masukan dan rumusan tentang kebutuhan tenaga
olahraga rekreasi sebagai salah satu cara dalam memperbaiki kualitas
pelayanan yang sesuai harapan pengunjung dan pengelola di Lokawisata
Baturraden.
Penelitian ini bertempat di Lokawisata Baturraden yang terletak di
Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Waktu yang digunakan selama
penelitian mulai dari rencana penelitian hingga penyusunan dilakukan bulan
Februari s.d. Junii 2016. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif naratif.
Prosedur analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan
menggunakan model Miles dan Huberman. Pengumpulan data dilakukan
dengan cara observasi, wawancara, dokumen, dan studi pustaka.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: Komposisi tenaga olahraga
rekreasi yang ada di Lokawisata Baturraden Tahun 2016 sebanyak 17 tenaga
yang mengelola wahana olahraga rekreasi. Pada wahana kolam seluncur
terdapat 3 tenaga pengelola dan komposisi tenaga olahraga rekreasi yang ada
di wahana kolam seluncur belum terpenuhi, terutama harus ada pengelola
perempuan dengan usia produktif guna menangani kecelakaan yang terjadi
pada pengunjung perempuan dengan sesuai dengan tingkat pendidikan dan
lisensi/sertifikasi yang sesuai dengan standar oprasional prosedur pengelolaan
kolam renang;
iii
Wahana sepeda air memiliki 7 tenaga pengelola dan sudah terpenuhi.
Wahana flying fox memiliki 3 tenaga pengelola dan sudah memenuhi standar
tenaga yang bergerak dalam kegiatan flying fox, namun masih 2 tenaga
perempuan yang bertugas menangani pengunjung perempuan dan 2 tenaga
laki-laki yang bertugas menanggulangi kecelakaan yang berada di bawah
lintasan flying fox dengan ketentuan memenuhi standar pengelolaan wahana
flying fox.
Pada wahana kolam water boom terdapat 3 tenaga pengelola dan
komposisi tenaga olahraga rekreasi yang ada di wahana kolam water boom
belum terpenuhi terutama harus ada pengelola perempuan dengan usia
produktif guna menangani kecelakaan yang terjadi pada pengunjung
perempuan dengan sesuai dengan tingkat pendidikan dan lisensi/sertifikasi
yang sesuai dengan standar oprasional prosedur pengelolaan kolam renang;
Bibliografi : lembar 50-51
Tidak tersedia versi lain