Text
Nilai-nilai nasionalisme dalam novel " Mawakib Al-Ahrar " karya Najib Al-Kailani dan implikasinya dalam pengajaran telaah sastra Arab
ABSTRAK
Dinha Alfia Syahri, Nilai-Nilai Nasionalisme dalam Novel “Mawākib Al-
Ahrār” Karya Najīb Kailāni dan Implikasinya terhadap Pengajaran Telaah
Sastra Arab. Skripsi, Jakarta: Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Bahasa
dan Seni Universitas Negeri Jakarta, Juni 2016.
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi yang jelas tentang
Nilai Nilai Nasionalisme dalam Novel “Mawākib Al-Ahrār” dan Implikasinya
dalam Pengajaran Telaah Sastra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis nilai-nilai nasionalisme
yang terdapat dalam Novel “Mawākib Al-Ahrār”. Instrumen yang digunakan
peneliti adalah tabel spesifikasi. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa di
dalam novel “Mawākib Al-Ahrār” terdapat empat karateristik dari nilai-nilai
nasionalisme, yaitu : Karateristik Keimanan, Karateristik Akhlak, Karateristik
Emosional, dan Karateristik Sosial.
Di dalam novel “Mawākib Al-Ahrār” karya Najīb Kailāni terdapat 56 saksi
yang telah ditelaah oleh Penulis, perinciannya sebagai berikut : (1) Karateristik
Keimanan, di dalam karateristik keimanan terdapat satu nilai yaitu nilai marah
(berani) menentang hal-hal yang Allah haramkan (dari peperangan), dan di dalam
nilai tersebut terdapat 5 saksi maka di dalam karaterisktik kemimanan terdapat 5
saksi (2) Karateristik Akhlak, di dalam karateristik ini terdapat dua nilai yaitu
nilai amanah (dalam hal berpegang teguh pada nasionalisme) yang memiliki 7
saksi dan nilai keberanian dalam mengungkapkan kebenaran yang memiliki 7
saksi, maka di dalam karateristik akhlak terdapat 14 saksi (3)Karateristik
Emosional, dalam karateristik ini terdapat satu nilai yaitu nilai mencintai sesama
makhluk hidup yang memiliki 1 saksi, maka di dalam karateristik emosional
terdapat 1 saksi (4) Karateristik Sosial, dalam karaterikstik sosial terdapat
delapan nilai yaitu, nilai saling tolong menolong (dalam membela Negara) yang
memiliki 2 saksi, nilai persaudaraan (dalam perjuangan) yang memiliki 8 saksi,
nilai nilai kesetiaan (dalam mengabdi pada Negara) memiliki 6 saksi, nilai
kesetaraan (dalam kemanusiaan) yang memiliki 2 saksi, nilai musyawarah (dalam
mempersiapkan strategi pertempuran) memiliki 3 saksi, nilai bertanggung jawab
dan saling mendukung yang memiliki 4 saksi, nilai saling menyayangi dan
mengasihi yang memiliki 1 saksi dan nilai nasihat (dalam memberikan semangat)
yang memiliki 7 saksi maka di dalam karateristik sosial terdapat 33 saksi .
Implikasi penelitian terhadap pengajaran Telaah Sastra yakni menjadikan novel
“Mawākib Al-Ahrār” karya Najīb Kailāni sebagai salah satu bahan pengajaran
telaah sastra khususnya dalam pengajaran analisis sastra Arab pada tingkat
mahasiswa di Prodi Pendidikan Bahasa Arab Universitas Negeri Jakarta
Bibliografi : lembar 74-75
| SS00011939 | SK 11939 | UPT Perpustakaan UNJ (CD.02.2016.005) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain