Text
Analisis perubahan curah hujan , suhu dan kelembaban udara terhadap incident rate demam berdarah dengue di wilayah sekitar aliran Ciliwung
ABSTRAK
Anggun Setya Kemala Putri. Analisis Perubahan Curah Hujan, Suhu dan Kelembaban Udara Terhadap Incident Rate Demam Berdarah Dengue Di Wilayah Sekitar Aliran Ciliwung. Skripsi. Jakarta : Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta. 2016.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan curah hujan, suhu dan kelembaban udara terhadap Incident Rate Demam Berdarah Dengue di wilayah sekitar aliran Ciliwung. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan unit analisis wilayah ketinggian. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah super impose peta yang didukung dengan tabel hasil sumper impose.
Hasil penelitian menjelaskan bahwa Incident Rate DBD di wilayah sekitar aliran Ciliwung dipengaruhi oleh curah hujan dan kelembaban udara, sedangkan suhu udara tidak ikut mempengaruhinya pada wilayah ketinggian 100 – 1000 meter di atas permukaan laut. Perubahan curah hujan dan kelembaban udara seiring dengan perubahan Incident Rate DBD. Perubahan suhu berbanding terbalik dengan Incident Rate DBD. Kondisi iklim yang sesuai untuk tempat Nyamuk Aedes aegpty berkembang biak adalah pada kondisi suhu udara lebih dari 260C, wilayah yang memiliki curah hujan rata-rata lebih dari 300 mm pertahun, dan kelembaban udara 84%.
Kata Kunci : Curah Hujan, Suhu Udara, Kelembaban Udara, Incident Rate DBD, Wilayah Ketinggian, Ciliwung.
Bibliografi : lembar 76-77
Tidak tersedia versi lain