Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta

Katalog (Tugas Akhir/Skripsi/Tesis/Disertasi)

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Penggunaan instrumen penilaian sikap dalam kurikulum 2013 pada mata pelajaran sejarah : studi kasus di SMAN 84 Jakarta

Febrianto, Danang - Nama Orang;

ABSTRAK
DANANG FEBRIANTO. Penggunaan Instrumen Penilaian Sikap Dalam Kurikulum 2013 Pada Mata Pelajaran Sejarah. Skripsi, Jakarta: Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta tahun 2016.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penggunaan instrumen penilaian sikap dalam kurikulum 2013 pada mata pelajaran sejarah yang dilakukan di SMAN 84 Jakarta. Penelitian dilakukan dari bulan Oktober 2015 hingga Januari 2016. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari informan kunci dan informan inti. Informan kunci adalah Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Singgih Bagus Tribowo, S.Si; Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Drs. H. Saeful; dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Drs. Lida Nalida, M.Pd. Sedangkan untuk informan intinya adalah Guru Sejarah SMAN 84, Dra.Hj. Mala Suyanti, MP.d.
Hasil penelitian menunjukan bahwa selama pengamatan guru menggunakan dua bentuk instrumen penilaian sikap yaitu instrumen observasi dan instrumen penilaian antar peserta didik. Dalam segi bentuk instrumen, guru melakukan beberapa perubahan pada instrumen yang digunakan. Seperti pada masa awal pengamatan, guru menggunakan lembar daftar nama peserta didik yang biasa digunakan untuk absensi sebagai instrumen observasi. Kemudian instrumen observasi tersebut berubah pada tanggal 2 November 2015 di kelas XII IPS 1 menjadi instrumen observasi dalam bentuk skala skor. Sedangkan untuk instrumen penilaian antar peserta didik yang digunakan oleh guru pada tanggal 16 November 2015 di kelas XII IPS 1, tanggal 17 November 2015 di kelas XII IBB dan tanggal 19 November di kelas XII IPS 2 guru menggunakan bentuk skala cek yang kemudian diperbanyak menggunakan mesin fotokopi.
Dalam segi penggunaan, pada instrumen observasi guru lebih sering mengamati para peserta didik yang aktif di kelas. Hal ini menyebabkan para
ii
peserta didik yang tidak aktif selama kegiatan pembelajaran serta tidak teramati oleh guru banyak melakukan tindakan di luar kegiatan pembelajaran seperti bermain handphone, mengobrol, serta saling bercanda yang semuanya dilakukan secara sembunyi-sembunyi.
Sedangkan dalam menggunakan instrumen penilaian antar peserta didik guru memiliki cara tersendiri yaitu dengan memerintahkan para peserta didik untuk menilai teman sebangkunya sendiri. Hal ini sebenarnya bertujuan baik yaitu menghindari adanya lebih dari satu penilaian terhadap salah satu peserta didik ataupun adanya peserta didik yang tidak dinilai. Namun hal ini menyebabkan kerentanan pada kesahihan data. Peserta didik bisa saja menilai temannya secara tidak jujur atau menilai secara asal-asalan. Seperti yang terlihat selama pengamatan dimana banyak peserta didik saling bercanda ketika mengisi instrumen tersebut dengan mengejek serta menggoda dengan mengancam memberi nilai yang rendah pada instrumen.
Berdasarkan hasil penelitian yang didapat dapat disimpulkan bahwa perencanaan dan tujuan yang guru buat sudah berjalan baik. Namun dalam segi penggunaan dibutuhkan peningkatan dan perbaikan agar tujuan penggunaan instrumen penilaian sikap yaitu mengetahui seberapa jauh perubahan karakter peserta didik ketika mempelajari sejarah dapat tercapai.

Bibliografi : lembar 82-83


Ketersediaan
#
UPT Perpustakaan UNJ (CD.04.2016.001) SK 10697
SS00010697
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK 10697
Penerbit
Jakarta : Program Studi Sejarah FIS UNJ., 2016
Deskripsi Fisik
xii, 169 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Penggunaan Instrumen
Penilaian Sikap
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Danang Febrianto
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sejarah awal perpustakaan berasal dari perpustakaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia (FKIP UI). Pada tahun 1999 sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.93/1999, IKIP Jakarta berubah statusnya menjadi Universitas Negeri Jakarta. Maka Perpustakaan IKIP Jakarta mengubah nama pula menjadi Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?