Text
Hubungan kedewasaan dengan tingkat perceraian di Desa Duku jeruk Kabupaten Indramayu
ABSTRAK
PURI NOVESIA, Hubungan Kedewasaan dengan Tingkat Perceraian di Desa
Dukuh Jeruk Kabupaten Indramayu. Skripsi, Jakarta : Program Studi
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas
Negeri Jakarta, 2016
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel terikat
(Tingkat Perceraian) dengan variabel bebas (Kedewasaan di Desa Dukuh Jeruk
Kabupaten Indramayu. Penelitian ini dilakukan pada bulan april 2016.
Penelitian ini kuatitatif dengan metode yang digunakan adalah studi
korelasional. Teknik pengambilan samplingnya adalah dengan menggunakan teknik
purposive random sampling dengan sample yang ditetapkan 71 warga Desa Dukuh
Jeruk. Instrumen penelitian menggunakan angket, instrument kedewasaan terdiri
dari 50 item instrument uji coba yang diuji coba pada variabel x pada a = 0,05 dan
rtabel =0,233 di dapat 39 instrument yang valid, 11 instrument drop. Instrument
tingkat perceraian mengambil data berapa kali bercerai di dapat data dari 71
responden dengan rincian 34 belum bercerai dan 37 responden sudah bercerai.
Pada perhitungan product moment diperoleh rhitung sebesar -0,47. Apabila
dikonsultasikan dengan rtabel pada taraf signifikan α = 0,05 dan n =71 maka rtabel
sebesar 0,233. Berdasarkan hal tersebut, rhitung(rxy) = -0,474 karena ρ < 0, Dengan
demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang negatif antara variabel X
terhadap variabel Y yang berarti semakin rendah kedewasaan maka makin tinggi
tingkat perceraian. Pengujian hipotesis berdasar pada uji-T n = 71 a = 0,05, rhitung
=-4,47 dan r tabel = 1,67, kesimpulan Ho ditolak, berarti hipotesis diterima penelitian
ini negatif menyatakan ada hubungan antara variabel x dan Y dalam arti semakin
rendah kedewasaan maka makin tinggi tingkat perceraian di Desa Dukuh Jeruk
Kabupaten Indramayu.
Kata kunci : Kedewasaan, dan Tingkat Perceraian
Bibliografi : lembar 58-59
Tidak tersedia versi lain